Rosa Meldianti kembali membuat kontroversi. Meldi kali ini seolah mengisyaratkan akan kembali melaporkan Dewi Persik setelah melakukan konsultasi dengan pengacara.
- Wahyu
- Senin, 20 April 2020 - 20:18 WIB
WowKeren - Kehidupan pedangdut pendatang baru, Rosa Meldianti, seolah tak pernah luput dari lingkaran sensasi dan kontroversi. Meldi dikenal dengan ucapan pedasnya yang sering menyinggung orang lain hingga akhirnya memicu pertikaian. Bahkan Meldi juga pernah terlibat cekcok dengan tantenya sendiri, Dewi Persik.
Sudah lama berlalu, rupanya perselisihan Meldi dan Dewi kembali memanas. Dari yang awalnya saling sindir di media sosial, kini Meldi mengaku siap kembali membawa peristiwa itu ke ranah hukum. Hal tersebut disampaikan oleh Meldi sendiri di akun sosial media miliknya.
Dalam video yang diunggahnya, Meldi tampak sedang berkonsultasi dengan seorang pengacara. "Lagi konsultasi hukum di kantor @rudikabunang . udah minta damai diterima baik2 eh masih nyala nyala aja," tulis Meldi dalam postingannya pada Senin (20/4).
Entah apa yang membuat dua wanita yang masih terikat tali saudara ini tak pernah bisa akur. Banyak netizen menyalahkan sikap Meldi yang terkesan tidak menghormati orang tua dan bertindak sesuka hati. Netizen pun seolah tidak memiliki simpati kepada Meldi dan memberikan komentar pedas pada postingannya kali ini.
"Apa yang kau tanam itu yang akan kau tuai. Semakin ke sini semakin nampak seperti apa kualitas mu, dan semakin banyak orang yang merendahkan mu. Ingat juga mulut mu harimau mu," tulis @siscxxxx. "Perasaan dia yang mulai dia yang panas kan anyiiinkkkk," imbuh @fransxxxx. "Astaga ternyata yang dulu bukannya di ambil hikmahnya..bukannya menjadi pelajaran..eh ini malah remidi dengan kesalahan yang sama...siapa??uler," pungkas @lee4xxxx.
Perseteruan keduanya kembali memanas setelah Meldi menyindir Dewi Persik terlebih dulu lewat sosial media. Meldi menyindir Dewi yang mengundang selebgram Cimoy Montok untuk melakukan kolaborasi. Aksi saling sindir itu terus berlanjut meski tak satupun di antara mereka yang berani menyebut nama satu sama lain.
(wk/wahy)