Kanselir Jerman, Angela Merkel
Dunia

Keenam sosok Srikandi ini tentu patut ditiru, tak hanya dari segi cara mengendalikan COVID-19, juga dari bagaimana tangguhnya mereka bertahan di tengah krisis yang ada.

WowKeren - Merkel sempat mendapat kritikan tajam ketika awal-awal wabah menginvasi negaranya. Namun nyatanya langkah Merkel setelahnya terus menuai pujian lantaran Jerman dianggap berhasil mengatasi krisis akibat COVID-19, mengingat negara-negara tetangganya di Eropa dibuat gonjang-ganjing oleh virus yang sama.

Yang begitu disoroti banyak pihak adalah sikap Merkel yang selalu "memanusiakan" para pasien COVID-19. Sikapnya yang penuh empati ini membuat setiap orang memahami betapa mengerikannya wabah yang ada apabila masyarakat tak bekerja sama mengatasi pandemi yang ada.

"Saya yakin kita bisa mengatasi krisis yang ada," ujar Merkel. "Tapi kita harus kehilangan berapa banyak orang yang kita cintai untuk sampai ke tahap tersebut?"

"(Mereka yang meninggal) adalah ayah atau kakek kita, adalah ibu atau nenek kita, adalah kerabat dan pasangan kita," imbuhnya, menegaskan kematian akibat COVID-19 berdampak begitu besar bagi setiap keluarga yang ditinggalkan. "Mereka juga manusia. Kita juga manusia, yang hidup dalam komunitas untuk terus memanusiakan orang lain."

Pidato Merkel ini bak menjadi titik balik dalam perjuangan Jerman melawan pandemi yang ada. Pengamat kebijakan publik, Constanze Stelzenmuller memuji pidato luar biasa dari kanselir yang sudah 14 tahun menjabat itu. "Pidatonya sangat jelas, tidak bertele-tele, begitu membumi, penuh empati, dan sangat personal," puji Stelzenmuller.

Kini Jerman memetik "buah manis" dari sikap tegas Merkel tersebut. Walau Jerman masuk di 5 besar negara dengan pasien positif COVID-19 terbanyak di dunia, dengan 148.453 kasus, langkah Merkel nyatanya terbukti berhasil mengendalikan jumlah korban jiwa yang ditimbulkan. Hingga hari ini hanya ada 5.086 pasien yang dinyatakan meninggal dunia, dengan 99.400 lainnya sembuh.

Jerman pun berencana untuk memperpanjang lockdown demi mengatasi wabah. Namun beberapa kelonggaran akan diberikan, seperti bisnis dan sekolah-sekolah yang akan mulai dibuka pada Mei 2020.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait