Meski mengklaim bahwa negaranya belum mengalami puncak pandemi, namun Putin mengatakan bahwa Rusia akan mulai melakukan pelonggaran lockdown dalam dua pekan ke depan.
- Luthfiatun Nisa
- Rabu, 29 April 2020 - 14:05 WIB
WowKeren - Kasus virus corona (COVID-19) di Rusia masih terus mengalami lonjakan, bahkan hampir mendekati angka 100 ribu jiwa. Kendati demikian, Presiden Vladimir Putin mengingatkan bahwa Rusia saat ini belum mencapai puncak penyebaran virus corona.
Meski mengklaim bahwa negaranya belum mengalami puncak pandemi, namun Putin mengatakan bahwa Rusia akan mulai melakukan pelonggaran penguncian wilayah atau lockdown dalam dua pekan ke depan. Putin mengatakan keputusan melonggarkan lockdown dilakukan setelah penambahan kasus baru dianggap stabil.
"Kami telah berhasil memperlambat penyebaran pandemi, peningkatan (kasus baru) per harinya relatif stabil. Tetapi ini tidak lantas membuat kami merasa tenang karena situasinya masih sangat serius," ujar Putin dalam pernyataan resminya.
"Para ahli dan ilmuwan yang selalu berhubungan dengan kita untuk memeriksa rencana dan tindakan lebih lanjut mengatakan bahwa kami belum mencapai puncak pandemi," tambahnya.
Putin mengatakan memperpanjang masa isolasi diri di rumah hingga 11 Mei mendatang. Ia juga meminta pejabat tinggi negara untuk membuat langkah dalam menghidupkan kembali sektor perekonomian ketika pencabutan lockdown secara bertahap mulai 12 Mei.
"Kita perlu memperhitungkan semua risiko dan menunjukkan kewaspadaan, sehingga kita tidak dihadapkan pada potensi gelombang dua corona maka korbannya tidak sebanyak sekarang," ujarnya menambahkan.
Dalam pernyataannya tersebut, Putin juga mengakui jika saat ini Rusia masih kekurangan APD (alat pelindung diri) meskipun sejumlah industri di negaranya telah dimobilisasi untuk memproduksi peralatan medis. Pada April, Rusia memproduksi lebih dari 800 ventilator, sekitar 100 ribu hazmat (baju pelindung untuk petugas medis), dan 8,5 juta masker.
Sementara itu, hingga berita ini ditulis, Rusia telah mencatatkan sebanyak 93,558 kasus virus corona. Jumlah ini bertambah 6,411 kasus baru dalam kurun waktu 24 jam terakhir. Sementara angka kematian akibat pandemi ini menyentuh angka 867 korban, dengan pasien sembuh mencapai 8,456. Dengan ini, Rusia masih memiliki kasus aktif sejumlah 84,235 pasien.
(wk/luth)