Dinilai Berhasil Lawan Corona, WHO Ingin Tahu Strategi Selandia Baru Hadapi Pandemi
Dunia

Pada 7 Mei mendatang, Menteri Kesehatan Selandia Baru, David Clark, akan mengikuti konferensi virtual mingguan WHO untuk membahas strategi negaranya dalam menghadapi corona.

WowKeren - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan cara penanganan virus corona yang dilakukan Selandia Baru sangat baik dan efektif. Dilansir dari media lokal newshub, WHO juga dilaporkan sangat terkesan dengan cara pemerintah Selandia Baru dalam melakukan pembatasan sosial.

"Pandangan kami tentang penanganan (COVID-19) di Selandia Baru telah menjadi salah satu yang terkuat di dunia dan ada banyak hal yang bisa dipelajari oleh komunitas global dari langkah penanganan tersebut," kata Manajer WHO untuk kawasan Pasifik Barat, dr. Abdi Mahamud.

"Ada beberapa aspek dari Selandia Baru yang bisa dengan mudah ditiru oleh semua negara, terlepas dari geografi dan sumber daya," lanjut Mahamud.

Mahamud juga mengatakan pada 7 Mei mendatang, Menteri Kesehatan Selandia Baru, David Clark, akan mengikuti konferensi virtual mingguan WHO untuk membahas kesulitan yang dihadapi negaranya dalam menghadapi wabah virus corona. "Kami percaya pada strategi pemerintah Selandia Baru yang didasarkan pada bukti ilmiah," imbuhnya.

Mahamud juga mendesak Selandia Baru untuk mendukung negara-negara di kawasan Pasifik jika ditemukan wabah yang signifikan di negara-negara tersebut. "Kami ingin meminta dukungan Selandia Baru ke negara-negara berkembang lainnya, khususnya Kepulauan Pasifik," tambahnya.


"(Masih) ada negara-negara Pasifik dengan sumber daya yang terbatas dan sistem kesehatan yang rapuh, sehingga (membutuhkan) bantuan kesehatan dan keuangan," pungkas Mahamud.

Di sisi lain, Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern, telah memutuskan mencabut lockdown level 4 di negaranya pada Senin (27/4) waktu setempat. Dengan pencabutan level 4, sekitar 400 ribu orang akan kembali bekerja. Sebanyak 5 juta penduduk Selandia Baru yang awalnya menjadi sasaran penutupan paling ketat di dunia akhirnya bisa sedikit bebas.

Jacinda Ardern juga mengklaim bahwa Selandia Baru berhasil memenangkan "pertempuran" melawan wabah virus corona (COVID-19) selama satu bulan terakhir. Selandia Baru telah melaporkan hanya 1.124 kasus COVID-19 yang terkonfirmasi, termasuk 19 kematian, dan menjadi salah satu penghitungan terendah di dunia. Tingkat transmisi lokal mencapai 0,4 persen.

"Tidak ada lagi penyebaran luas (virus), tidak terdeteksi di transmisi komunitas di Selandia Baru. Kami telah memenangkan pertempuran," tutur Jacinda Ardern. "Kami dapat mengatakan dengan keyakinan bahwa kami tidak memiliki transmisi lokal di Selandia Baru. Triknya sekarang adalah mempertahankan itu," tegasnya lagi.

Namun Jacinda Ardern tetap memperingatkan bahwa tidak ada kepastian kapan penularan virus corona dapat dihilangkan yang memungkinkan kehidupan kembali normal. "Semua orang ingin mengembalikan hubungan sosial yang kita semua lewatkan, tapi untuk melakukannya dengan percaya diri kita perlu bergerak perlahan dan berhati-hati," katanya.

"Saya tidak akan mengambil risiko atas kesehatan masyarakat Selandia Baru. Jadi jika kita butuh tetap (berada) di Level Tiga, maka kami akan melakukannya," lanjutnya menambahkan.

(wk/luth)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait