Mayat-mayat tersebut ditumpuk di atas satu sama lain di truk. Cairan yang bocor dari dalam pembungkus mayat menciptakan bau yang tidak sedap. Menurut pihak kepolisian, ada sekitar 40-60 mayat yang ditemukan.
- Luthfiatun Nisa
- Kamis, 30 April 2020 - 22:05 WIB
WowKeren - Pihak kepolisian New York menemukan puluhan mayat disimpan di truk tanpa pendingin di luar rumah duka Brooklyn. Dilansir dari New York Post, puluhan mayat itu dibaringkan di lantai fasilitas umum.
Antara 40 hingga 60 mayat ditemukan bertumpuk di dalam truk boks U-Haul di luar Andrew Cleckley Funeral Services di Flatlands atau di lantai bangunan. Puluhan mayat tersebut ditemukan setelah warga melaporkan bau busuk di sekitar lokasi mereka.
Mayat-mayat itu ditumpuk di atas satu sama lain di truk. Cairan yang bocor dari dalam pembungkus mayat menciptakan bau yang tidak sedap dan membuat pemilik toko di dekat lokasi tersebut memanggil polisi. Detektif departemen kepolisian New York (NYPD) bergabung dengan beberapa agen kota lainnya yang menyelidiki truk di fasilitas Utica Avenue, dengan ruas jalan yang ditutup untuk publik.
John DiPietro, pemilik properti dekat lokasi tersebut, mengatakan bahwa dia telah mengamati mayat yang disimpan di truk setidaknya beberapa minggu selama pandemi virus corona. "Kau tidak menghormati orang mati dengan cara seperti itu. Itu bisa saja ayahku, kakakku," katanya. "Anda tidak melakukan itu pada orang mati."
Presiden Borough Brooklyn Eric Adams yang turut meninjau lokasi penemuan mayat tersebut mengatakan bahwa New York perlu meningkatkan staf "komite kematian" untuk menangani kasus kematian yang melonjak akibat virus corona. "Kita perlu melibatkan direktur pemakaman, kamar mayat, (pemeriksa medis), pendeta, ketika kau menemukan mayat di truk seperti ini di seluruh kota kita, memperlakukan mereka dengan cara yang tidak terhormat, itu tidak dapat diterima." ujarnya.
Sumber kepolisian mengatakan bahwa selain mayat yang diangkut dalam U-Hauls, fasilitas itu memiliki dua truk berpendingin yang juga menyimpan mayat dan truk kotak ketiga berisi peti mati. Rumah duka mengatakan kepada petugas bahwa mayat-mayat itu seharusnya sudah dikirim ke krematorium, tetapi mayat-mayat itu tidak diambil dan dibawa untuk dikremasi.
(wk/luth)