Lockdown merupakan salah satu solusi pemerintah di berbagai negara dalam menghentikan penyebaran virus COVID-19. Terbatasnya aktivitas manusia rupanya bisa mencegah sebuah perceraian.
- Neressa Prahastiwi
- Rabu, 06 Mei 2020 - 16:08 WIB
WowKeren - Virus COVID-19 membuat sejumlah aspek kehidupan tak bisa dilakukan secara normal. Apalagi ketika sejumlah negara menerapkan lockdown, aktivitas masyarakat menjadi sangat terbatas. Kebijakan lockodown rupanya tak hanya berpengaruh positif dalam hal berhentinya penyebaran virus, namun juga rumah tangga beberapa pasangan di New York, Amerika Serikat.
Seorang pengacara mengungkapkan bahwa tujuh kliennya membatalkan gugatan cerai setelah selama beberapa waktu melalui lockdown bersama. "Ada perubahan prioritas," kata Dror Bikel kepada New York Post dilansir dari Liputan 6.
Salah satu klien Bikel yang mencabut gugatan cerainya berusia 20-an dan baru menjalani rumah tangga selama 2 tahun, namun belum memiliki momongan. "Mereka akan bercerai, belum memiliki anak. Tapi karena lockdown mereka menghabiskan lebih banyak waktu bersama. Mereka ingin berdamai," ungkap Bikel.
Hal serupa juga dialami pengacara lain, Maggie Kaminer. Dua klien Kaminer juga mencabut gugatan cerainya setelah menjalani lockdown bersama beberapa minggu terakhir. "Saya telah mendengar dari beberapa klien bahwa mereka ingin pengacara mundur dan mereka ingin mencoba menyelesaikan masalahnya sendiri serta tidak mengajukan tuntutan hukum," tutur Kaminer.
Masih di New York, tepatnya di kawasan Upper East Side, pasangan suami istri memutuskan bercerai karena kesibukan. Namun di tengah proses perceraian, sang istri dinyatakan positif COVID-19 pada awal Maret lalu. Alhasil, sang suami mengabaikan kesibukan di bidang keuangan untuk merawat istrinya.
Waktu bersama membuat pasangan asal Upper East itu memutuskan untuk membatalkan perceraian. Hal serupa juga dialami pasangan asal Mannhattan yang telah mengajukan perceraian pada Agustus 2019 setelah menikah 5 tahun. Sang suami dinyatakan positif COVID-19 sehingga pasangan tersebut kembali bersama untuk mengusahakan kesembuhan dan tak jadi bercerai.
"Evaluasi ulang, ambil napas dalam-dalam. Kadang Anda perlu perlu waktu, itulah yang terjadi dalam kasus kami," kata istri dari pasangan asal Manhattan untuk orang-orang yang ingin bercerai.
(wk/nere)