Ada beberapa makanan yang harus dihindari jika tak ingin asam lambung meningkat yang membuat kita tidak nyaman saat berpuasa. Penasaran apa saja itu? Simak beberapa di antaranya berikut ini.
- Eva Lestari
- Rabu, 06 Mei 2020 - 21:47 WIB
WowKeren - Bagi Anda yang memiliki riwayat sakit maag sebaiknya tidak mengkonsumsi sembarang makanan saat buka dan sahur. Sebab ada beberapa makanan yang dapat memicu naiknya asam lambung. Mengalami asam lambung saat berpuasa tentu akan membuat kita tidak nyaman dan kesakitan.
Saat mengalami asam lambung, kamu akan merasakan sakit dan nyeri di perut dan bagian tenggorokan akan terasa panas. Gejala umum lainnya bisa berupa batuk kering, asma hingga kesulitan menelan makanan. Kondisi ini tentu saja akan sangat mengganggu aktivitas harian kita selama puasa.
Selain memperhatikan pilihan makanan yang tepat, ada beberapa makanan yang sebaiknya dihindari oleh penderita asam lambung jika tak ingin gejalanya semakin parah. Penasaran apa sajakah itu? Simak informasinya berikut ini.
(wk/eval)1. Makanan Tinggi Lemak
Makanan pertama yang harus kamu hindari jika tak ingin asam lambung naik adalah makanan dengan kadar lemak yang tinggi. Tidak dapat dipungkiri jika tubuh membutuhkan lemak dalam kadar tertentu. Namun jika kita mengkonsumsi makanan yang terlalu berlemak, kita berisiko mengalami gejala maag.
Kondisi ini disebabkan karena makanan yang tinggi lemak dapat membuat otot di katup kerongkongan (esofagus) bagian bawah melemah. Akibatnya, esofagus akan mudah terbuka dan asam lambung akan lebih mudah naik ke kerongkongan.
2. Makanan yang Digoreng
Makanan yang digoreng memang terasa gurih dan nikmat, tapi sebaiknya kamu hindari dulu karena dapat memicu naiknya asam lambung. Makanan yang digoreng notabene direndam dalam minyak panas yang cukup banyak sehingga mengandung banyak lemak jenuh hingga kolesterol.
Sebuah studi yang dipublikasikan di Alimentary Pharmacology and Therapeutics menyatakan bahwa kolesterol dari makanan yang digoreng memiliki hubungan erat dengan kondisi GERD. GERD sendiri dikenal sebagai penyakit pencernaan di mana asam lambung atau empedu mengiritasi lapisan dalam saluran makanan.
Penelitian tersebut menyebutkan bahwa orang yang mengkonsumsi lebih banyak makanan yang mengandung kolesterol dan asam lemak jenuh lebih mungkin mengalami gejala GERD daripada mereka yang tidak mengkonsumsinya.
3. Cokelat
Cokelat yang dikenal sebagai makanan manis dan lezat ternyata juga dapat memicu asam lambung. Cokelat mengandung kafein dan stimulant lainnya yaitu theobromine, yang diketahui dapat meningkatkan asam lambung. Tak hanya itu, methyxanthine yang ada di dalam cokelat juga dapat melemahkan kekuatan otot pada katup kerongkongan.
Sedangkan menurut Dr. Jamie Koufman, penulis "Dr. Koufman’s Acid Reflux Diet", ada tiga alasan kenapa penderita asam lambung harus menghindari cokelat. Yaitu karena cokelat mengandung cocoa, lemak serta kafein yang bisa memicu asam lambung naik. Secara teoritis, cokelat hitam tidak seburuk cokelat susu tinggi lemak, tapi agar lebih aman sebaiknya tetap kita hindari.
4. Makanan Asin
Tidak jauh berbeda dengan makanan berminyak, makanan asin juga sering memicu gejala maag yang berupa meningkatnya asam lambung. Tapi perlu digarisbawahi bahwa tidak diketahui sepenuhnya bagaimana hal ini bisa terjadi.
Kemungkinan karena kita sering mengkombinasikan makanan asin dengan gorengan dan makanan berlemak yang dapat memicu terjadinya asam lambung. Karena itulah, sebaiknya tetap hindari makanan yang terlalu asin jika Anda memiliki riwayat penyakit maag agar tidak terjadi peningkatan asam lambung.
5. Makanan Pedas
Makanan penyebab asam lambung yang harus dihindari selanjutnya adalah makanan pedas. Makanan ini sendiri biasanya menjadi penyebab munculnya sakit perut, mulas hingga diare. Hal ini dikarenakan adanya kandungan capsaicin pada cabai yang menjadi bahan dasar makanan pedas.
Selain itu, capsaicin juga bisa memperlambat kerja sistem pencernaan, yang dapat memperburuk kondisi penderita maag. Saat laju sistem pencernaan melambat, proses pencernaan makanan akan memakan waktu yang lebih lama. Padahal saat maag menyerang, makanan yang kita konsumsi tidak boleh berada terlalu lama di dalam sistem pencernaan. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko naiknya asam lambung.
Tak hanya itu, terlalu banyak memakan makanan pedas juga akan menimbulkan iritasi pada lapisan kerongkongan. Akibatnya, kerongkongan akan semakin meradang dan gejala maag jadi lebih buruk. Karena itulah, usahakan untuk tidak mengkonsumsi makanan pedas terlalu banyak ya.
6. Tomat dan Jeruk
Makanan penyebab asam lambung berikutnya adalah tomat. Hal ini dikarenakan tomat mengandung asam sitrat dan asam malat yang dipercaya mampu memicu kenaikan asam lambung dan menyebabkan sakit maag. Jika kamu mengkonsumsi terlalu banyak tomat, kandungannya itu akan mempengaruhi sistem pencernaan dan naik ke kerongkongan. Akibatnya, kamu akan mengeluh tidak nyaman.
Selain tomat, berbagai buah-buahan citrus seperti jeruk, jeruk nipis maupun jeruk bali juga perlu diwaspadai karena dapat meningkatkan asam lambung. Menurut penelitian yang dimuat di The Korean Journal of Gastroenterology, dari 382 orang yang mengeluhkan rasa terbakar di dada sebagai gejala maag, sebanyak 67 persen di antaranya mengalami gejala yang parah setelah mengkonsumsi jeruk. Tingginya kandungan asam di dalamnya diyakini sebagai penyebab naiknya asam lambung dalam tubuh seseorang.
7. Bawang
Segala bentuk bawang baik bawang merah, putih maupun bawang bombay diketahui dapat meningkatkan asam lambung. Hal ini dikarenakan bawang bisa membuat otot pada kerongkongan bagian bawah melemah. Akibatnya, asam lambung akan naik dengan mudahnya kembali ke kerongkongan dan menimbulkan gejala maag.
Jika asam lambung tiba-tiba kambuh, bawang adalah salah satu pantangan makanan yang tidak boleh dikonsumsi. Kandungan zat yang ada di dalamnya dapat memicu munculnya berbagai masalah pencernaan dan menyebabkan sendawa. Sendawa sendiri diketahui sebagai salah satu gejala maag yang jika terus terjadi akan memperburuk gejala kenaikan asam lambung.
Demikian tujuh makanan yang sebaiknya kamu hindari saat buka dan sahur untuk mencegah naiknya asam lambung. Simak juga artikel ini untuk mengetahui beberapa cara mudah untuk mencegah terjadinya asam lambung saat berpuasa. Selain itu, kamu juga bisa menyimak artikel ini untuk mengetahui beberapa makanan mengenyangkan yang membuatmu tak mudah lapar saat puasa.