Selama pandemi Corona, beberapa pengusaha kuliner kerap mengalami rugi karena makanan yang tak terjual. Atau pengemudi ojek online yang pesanannya dibatalkan customer, aplikasi DamoGO bisa jadi solusi.
- Neressa Prahastiwi
- Rabu, 13 Mei 2020 - 17:37 WIB
WowKeren - Berbagai permasalahan pangan kini dapat diselesaikan dengan satu aplikasi bernama DamoGO. Akun Twitter @kakfarras memperkenalkan aplikasi ini pada Senin (11/5) lalu. Aplikasi DamoGO bisa membantu pengemudi ojek online (ojol) yang orderannya di-cancel atau makanan di resto yang tak habis terjual. Bagaimana bisa?
DamoGO bakal mempertemukan para penjual yang kelebihan makanan dan menjualnya lebih rendah dari harga pasaran. Para pembeli pun mendapat untung ketika membeli makanan dengan harga yang lebih murah di aplikasi tersebut. Aplikasi DamoGo kini sudah tersedia di PlayStore.
"Namanya DamoGO, dari kata 다먹어. Artinya 'Kuy makan semua', atau 'Bungkus yuk terus pergi'," tulis akun @kakfarras. "DamoGO ngasih kesempatan kedua buat kamu ; restoran, kafe, bar, hotel, angkringan, bahkan usaha rumahan. Yang ga habis stok makanannya. Jual aja deh, biar orang bisa cari trus beli."
Berbeda dengan aplikasi pengantar makanan, pembeli harus mengambil sendiri pada jam dan tempat yang telah tertera di aplikasi DamoGO. Mengenai situasi pandemi seperti sekarang, pembeli bisa memilih penjual yang berada di sekitar tempat tinggal.
Sedangkan para penjual dapat mendaftar serta menjual makanannya menggunakan aplikasi DamoGO Partner yang juga sudah tersedia di PlayStore atau AppStore. "Sebagai mitra kami, kamu bisa MENJUAL, dan MENGEDIT TEMPLATE semaumu," imbuh akun @kakfarras dalam utas Twitter-nya.
Aplikasi DamoGO baru diluncurkan di Jogja sepekan terakhir. Meski begitu, kota-kota lain pun sudah mulai bisa mendaftar sebagai mitra DamoGO. Info lebih lengkap dapat dipantau di akun Twitter @DamoGOIndonesia.
"Aku dan tim suka banget makan, we love food. Dan semangat mencintai makanan dan berbagi ingin kita tularin banget ke masyarakat Indonesia," tutup akun @kakfarras. "Value kita, rescue food from neighborhood. So kita sangat menyarankan buat SAPAPUN dari MANAPUN di Indonesia untuk gabung sebagai mitra."
(wk/nere)