Bar dan Restoran Di Australia Kembali Buka Setelah Kebijakan Lockdown Dilonggarkan
Reuters/Loren Elliott
Dunia

sebagian besar wilayah Australia menjalani lockdown secara besar-besaran sejak Maret lalu. Namun kini sejumlah bar hingga restoran yang ada di Sidney sudah kembali dibuka.

WowKeren - Sejumlah bar, kafe hingga restoran di Sidney, Australia kembali dibuka ketika kebijakan lockdown mulai dilonggarkan. Meski begitu, masih ada beberapa rumah makan yang tetap ditutup dan hanya memiliki beberapa pelanggan saja.

Seperti dilansir dari AFP pada Jumat (15/5), barista dan pelayan bar di Sidney kini sudah kembali bekerja. Walaupun sebagian besar warga masih bekerja dari rumah dan kasus infeksi Corona baru masih terus muncul setiap harinya. Selain itu, pusat kota tetap sepi di saat pagi.

Lantas salah seorang pemilik bar mengaku senang bisa kembali melihat para pelanggan datang ke tempatnya. "Ini benar-benar mengasyikkan, saya hanya ingin melihat orang-orang lagi," kata Chrissy Flanagan, pemilik sebuah bistro The Sausage Factory.

"Keinginan untuk duduk di tempat yang bukan rumahmu dengan teman-temanmu dan minum, benar-benar luar biasa," tambah Chrissy Flanagan. "Aku tidak yakin apa yang bisa lebih diharapkan Australia daripada itu."

Sementara itu, bar dan restoran di New South Wales dapat menampung hingga 10 pelanggan sekaligus. Tentunya selama aturan jaga sosial jarak masih bisa diterapkan dengan baik.


Untuk diketahui, sebagian besar wilayah Australia menjalani lockdown secara besar-besaran sejak Maret lalu. Jaringan seluler terbesar di negara itu mengalihkan pesannya ke ponsel pada hari Jumat (15/5) dari #StayAtHome ke #StaySafe.

Kepala petugas medis negara itu menggemakan arahan tersebut: "Ketika orang-orang mulai kembali ke kegiatan normal dan membuka diri, tolong, berhati-hatilah," katanya untuk mendorong kelanjutan aturan jarak sosial, mencuci tangan dan tindakan pencegahan penularan wabah virus corona.

Hingga berita ini ditulis, di Australia tercatat sudah ada hampir 100 orang telah meninggal dan 7.000 kasus Covid-19 telah terdeteksi secara nasional. Tetapi dengan kasus infeksi harian baru sekarang dalam dua digit rendah, pemerintah telah tertarik untuk membuka kembali perekonomian.

Jutaan orang Australia telah kehilangan pekerjaan mereka atau mengalami pengurangan jam kerja akibat pandemi ini. Negara ini menuju resesi pertamanya dalam hampir tiga dekade.

Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan Australia akan "bergerak dengan aman" untuk membuka kembali perekonomian. Sementara Pemerintah sendiri telah secara efektif membiayai sebagian besar wilayah itu - menopang upah dan mendesak penangguhan sewa guna menjaga bisnis tetap mendukung kehidupan sampai tanda-tanda kehidupan ekonomi kembali.

(wk/lail)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait