Dilanda Banjir Hingga Perang, Kondisi Yaman Makin Terpuruk Diterjang Wabah Corona
Dunia
Pandemi Virus Corona

Dilanda berbagai masalah krisis kemanusiaan seperti bencana banjir hingga perang saudara, kondisi Yaman dikabarkan semakin terpuruk usai diterjang pandemi virus corona.

WowKeren - Pandemi virus corona (COVID-19) saat ini telah menjadi momok yang begitu menakutkan di dunia. Berdasarkan data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) hingga Jumat (15/5), lebih dari 4,5 juta orang di dunia telah terinfeksi COVID-19.

Salah satu negara yang berjuang dalam memerangi wabah virus corona adalah Yaman. Saat ini, lebih dari 600 orang dilaporkan telah meninggal dunia akibat COVID-19 di kota Aden, Yaman.

Dilansir Reuters, sumber di Pemerintahan Yaman yang tidak mau disebutkan namanya telah membongkar data kasus virus corona di negaranya. Ia menyebut pada tanggal 1 Mei hingga 13 Mei 2020 telah ada 623 orang yang meninggal dunia akibat wabah ini.

Sementara itu, 6 orang diantara korban meninggal tersebut diketahui merupakan pejabat pemerintahan. Kini Pemerintah Yaman telah mendeklarasikan Aden sebagai zona merah bencana karena penyebaran virus corona dan penyakit lain.


Pemerintah Yaman juga telah meminta bantuan kepada Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dunia internasional dan organisasi-organisasi lainnya agar memberikan dukungan. Pasalnya, Yaman saat ini tidak hanya memerangi virus corona saja namun juga menghadapi sejumlah permasalahan lain yang menciptakan krisis kemanusiaan.

Selain jadi pusat penyebaran virus corona, kota Aden yang juga merupakan ibu kota Yaman juga baru saja dihantam bencana banjir pada April 2020 lalu. Sebanyak 150 ribu orang ikut terdampak musibah ini dan menuntut pemerintah agar segera mendeklarasikan kota Aden sebagai zona berbahaya.

Yaman juga telah dilanda perang saudara yang menyebabkan banyaknya kasus kekerasan dan kekacauan sejak 2014 lalu. Kala itu, kelompok pemberontak menguasai sebagian besar wilayah di Yaman, termasuk Ibu Kota Sanaa.

Krisis di Yaman mulai memburuk pada 2015 saat koalisi militer pimpinan Arab Saudi meluncurkan kampanye serangan udara yang ditujukan untuk merebut teritorial yang dikuasai Houthi. Serangan udara itu diyakini telah menewaskan puluhan ribu warga Yaman, termasuk warga sipil.

Kondisi Yaman saat ini dinilai mengarah pada krisis kemanusiaan terburuk. Apalagi, sekarang dilaporkan ada jutaan orang di negara itu berisiko terkena musibah kelaparan.

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts