Menurut penelitian terbaru menyebutkan jika virus corona yang berasal dari Wuhan, Tiongkok bukanlah berasal dari hewan kelelawar melainkan dari manusia. Virus tersebut ditularkan dari manusia ke manusia, bukan hewan ke manusia (zoonosis).
- Nidya Putri
- Senin, 18 Mei 2020 - 15:01 WIB
WowKeren - Asal usul virus corona (COVID-19) hingga saat ini masih menjadi misteri. Menurut berita yang beredar menyebutkan jika virus corona yang menjadi wabah di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok berasal dari hewan yang akhirnya berzoonosis dan tertular ke manusia.
Namun, menurut studi terbaru menyatakan jika virus corona pertama kali tersebar melalui seseorang yang telah terinfeksi di Wuhan. "Data genetik yang tersedia untuk umum tidak menunjukkan penularan lintas spesies virus di pasar," kata Alina Chan, seorang ahli biologi molekuler bersama rekannya Shing Zhan, seorang ahli biologi evolusi dilansir New York Post, Senin (18/5).
Pada penelitian mereka, keduanya mengatakan cukup terkejut dengan hasil yang menampilkan, bahwa virus corona sudah ditularkan dari manusia ke manusia pertama kali di Wuhan. Dengan begitu, mereka menekankan untuk penelitian lebih lanjut mengenai penularan hewan ke manusia, termasuk dari kelelawar.
"Kemungkinan bahwa prekursor non-genetika yang direkayasa bisa beradaptasi dengan manusia saat sedang dipelajari di laboratorium harus dipertimbangkan," kata mereka dalam penelitian tersebut.
Penelitian tersebut ditulis oleh Chan dan Ben Deverman yang berasal ilmuwan di Broad Institute, sebuah fasilitas penelitian yang berafiliasi dengan Harvard dan Massachusetts Institute of Technology. Mereka juga berkolaborasi dengan Zhan dari University of British Columbia.
Perkembangan itu kemudian menambah kecaman yang berkembang pada transparansi Tiongkok di awal wabah. Bahkan Inggris mendesak Tiongkok untuk membuka informasi mengenai masa awal pandemi, terutama sumber dari virus COVID-19 tersebut.
Sementara itu, Presiden Amerika Donald Trump justru mengecam Tiongkok karena kurangnya transparansi dalam tanggapannya terhadap pandemi. Tak hanya itu, Trump juga menuduh bahwa Tiongkok sengaja membuat virus corona tersebut di laboratoriumnya dan mengklaim memiliki bukti atas tuduhan tersebut.
(wk/nidy)