Terjebak Lockdown India, Puluhan Buruh Migran Tewas Akibat Nekat Mudik
Dunia

Insiden ini bermula saat para buruh itu nekat menaiki truk demi bisa pulang kampung. Disebutkan bahwa truk tersebut penuh sesak oleh para buruh, kemudian oleng dan menabrak kendaraan lain.

WowKeren - Puluhan buruh migran India tewas pada Sabtu (16/5) waktu setempat dalam dua kecelakaan lalu lintas. Insiden nahas itu terjadi di dua lokasi berbeda saat para buruh tersebut hendak pulang kampung selama masa lockdown.

Insiden ini bermula saat para buruh itu nekat menaiki truk demi bisa pulang kampung. Disebutkan bahwa truk tersebut penuh sesak oleh buruh migran yang berusaha mudik di tengah lockdown, di mana truk tersebut oleng dan menabrak kendaraan lain.

Kecelakaan itu terjadi sebelum fajar, ketika truk itu bertabrakan dengan truk lain yang diparkir di pinggir jalan di distrik Auraiya, negara bagian Uttar Pradesh. Kecelakaan ini menewaskan sedikitnya 23 orang dan melukai 35 lainnya.

"Operasi penyelamatan hampir selesai dan 23 orang telah tewas dalam kecelakaan itu," kata pejabat distrik tersebut, Abhishek Singh Meena.

Singh menambahkan bahwa 20 orang menderita luka-luka serius, sementara sisanya menderita luka ringan. Para migran terutama berasal dari negara bagian Bihar, Jharkhand dan Benggala Barat.


Sedangkan kecelakaan lainnya diduga disebabkan seorang pengemudi mabuk. Kecelakaan ini terjadi di Madhya Pradesh, kala sebuah truk yang membawa pekerja terguling di daerah Maharashtra menurut pejabat setempat, Shashi Mishra. Pada insiden kedua ini empat dari lima orang yang tewas merupakan wanita dan 17 lainnya terluka.

Insiden ini sekaligus menambah rentetan kasus tewasnya pekerja India selama masa lockdown negara akibat virus corona. Sebelumnya, sebanyak 16 pekerja migran tewas karena tertabrak kereta api ketika tertidur di rel akibat kelelahan.

India sendiri memang diketahui menerapkan kebijakan lockdown pada 1,3 miliar warganya selama hampir tujuh minggu lalu dalam upaya mencegah penyebaran virus corona. Lockdown tersebut telah memicu krisis bagi ratusan juta orang India yang bergantung pada upah harian untuk bertahan hidup. Tanpa pekerjaan dan sedikit angkutan umum, banyak migran perkotaan yang berusaha untuk kembali ke desa dengan berbagai cara.

Pada hari Jumat (15/5), Ketua Menteri UP Yogi Adityanath memerintahkan para birokrat dan polisi di seluruh negara bagian untuk mengatur bus dan taksi untuk mengangkut para migran kembali ke kampung halaman mereka. Dia menegaskan, tidak ada yang harus berjalan, bersepeda atau bepergian dengan truk.

Para pejabat mengklaim kebijakan lockdown itu mampu memperlambat penularan. Sejumlah pemerintah negara bagian dan federal India telah menyediakan dana tambahan untuk memberi makan dan menampung migran, serta beberapa bus dan kereta api khusus.

(wk/luth)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait