Sempat Jadi Trending Topic, Media Asing Ikut Soroti 'IndonesiaTerserah'
Dunia

Kemunculan tagar tersebut dianggap sebagai ungkapan hati masyarakat terkait respons pemerintah Indonesia dalam menghadapi penyebaran virus corona dengan kebijakan yang ada.

WowKeren - Tagar #IndonesiaTerserah sukses menjadi perbincangan publik di dunia maya. Tagar tersebut berisi tentang cuitan tenaga medis yang mengaku lelah dengan kondisi corona di Indonesia.

Bagaimana tidak, di saat para tenaga medis mempertaruhkan nyawa untuk berjuang merawat pasien corona di luar sana justru masih banyak yang masyarakat yang bebal tidak mengindahkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan corona. Tak hanya itu, ketidakjelasan kebijakan pemerintah yang ada selama ini justru dinilai berpotensi memperluas penyebaran corona.

Rupanya tagar ini tak hanya menjadi perbincangan di kalangan masyarakat Indonesia. Media asing asal Inggris, Reuters, pun ikut menyoroti ramainya tagar ini.

"Banjir kritik terhadap respons pemerintah Indonesia terhadap pandemi virus corona," tulis media tersebut pada Senin (18/5). "Dan perilaku banyak orang Indonesia telah muncul di media sosial di bawah tagar yang diterjemahkan sebagai #IndonesiaWhatever."


Tagar ini mendapat respons dari Putri ketiga Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Anita Ashvini Wahid. Menurutnya, tagar tersebut muncul sebagai luapan rasa lelah masyarakat terhadap cara kerja pemerintah selama ini dalam menghadapi pandemi COVID-19.

Kebijakan yang diambil pemerintah dianggap membingungkan. Belum lagi dengan adanya ketidaksinkronan antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah.

Sementara itu, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Dokter Brian Sriprahastuti, menegaskan jika pemerintah tetap konsisten dalam menerapkan PSBB. "(Sesuai) prinsip PSBB, individu masih boleh beraktivitas tapi dibatasi," kata dia dilansir BBC Indonesia, Selasa (19/5).

Tagar ini lantas ditanggapi oleh pemerintah Indonesia. Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID- 19, Doni Monardo, mengaku tak ingin para dokter dan perawat kecewa. Doni juga meminta agar masyarakat mematuhi protokol penanganan virus corona.

"Kita sangat tidak berharap kalangan dokter kecewa," terang Doni dalam jumpa pers pada Senin (18/5) hari ini. "Sejak awal kami selalu mengedepankan bahwa ujung tombak kita adalah masyarakat."

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait