Pemerintah Tiongkok meminta agar ratusan panda juga turut menjalankan tes COVID-19. Pasalnya, virus corona yang berbahaya tersebut tak hanya menginfeksi manusia tapi juga hewan.
- Nidya Putri
- Selasa, 19 Mei 2020 - 11:37 WIB
WowKeren - Virus corona (COVID-19) patut untuk ditakuti oleh seluruh dunia. Pasalnya, virus yang menyerang saluran pernapasan tersebut menyebar dengan cepat. Tak hanya manusia bahkan hewan pun dapat terinfeksi.
Di Tiongkok sendiri, tak hanya manusia yang harus menjalankan tes corona. Namun juga ratusan panda juga harus menjalankan tes serupa.
Pemerintah Tiongkok khawatir apabila panda yang merupakan ikon Negeri Tirai Bambu tersebut terinfeksi virus mematikan tersebut. Oleh karena itu pusat penangkaran panda, Chengdu Research Base of Giant Panda Breeding menggelar tes corona.
"Panda bisa kena penyakit yang dibawa manusia dan hewan lain. Jadi kami langsung mengambil sampel," kata Zhang Zhihe, sekretaris dari pusat penangkaran panda dilansir News.com Australia, Selasa (19/5).
Panda di Tiongkok sendiri sering dipakai sebagai 'sahabat terapi' untuk membantu orang sembuh dari COVID-19. Pengurus panda membuat video dan live streaming dengan pasien. "Kami tahu panda punya kemampuan membantu terapi. Tampangnya yang lucu membantu mengurangi kegelisahan pasien," kata Zhang.
Pemberlakuan tes ini sendiri mulai diberlakukan setelah kasus harimau pertama yang terinfeksi virus COVID-19 di Kebun Binatang Bronx, New York, Amerika Serikat. Tak lama setelahnya sejumlah "kucing besar" lainnya juga turut terinfeksi.
Perlu diketahui sebelumnya, Calgary Zoo di Kanada juga mengembalikan sepasang panda ke Tiongkok. Gara-gara COVID-19 mereka kesulitan menyediakan pakan bambu untuk mereka.
Sementara, kebun binatang pun ditutup karena pandemi corona. Saat ini, diperkirakan ada 1.864 panda hidup di alam liar. 548 panda ada di kebun binatang dan pusat penangkaran di seluruh dunia.
(wk/nidy)