Kue Kering Lebaran Sisa Banyak? Lakukan 7 Tips Ini Untuk Menyimpannya Agar Awet dan Tetap Renyah
Kuliner
Idul Fitri 2020

Apa kue kering di rumah Anda masih tersisa banyak setelah lebaran? Jika iya, sebaiknya lakukan 7 tips ini untuk menyimpannya agar awet dan tetap renyah.

WowKeren - Salah satu kuliner yang identik dengan lebaran adalah kue kering. Selain gurih, jenis camilan satu ini memiliki rasa lezat yang khas. Karena itulah kue kering menjadi salah satu kudapan yang paling banyak diburu saat lebaran oleh tamu yang berkunjung.

Namun di tengah Pandemi Corona, tamu yang berkunjung ke rumah Anda mungkin jauh berkurang jika dibandingkan sebelumnya. Sehingga bukan tidak mungkin persediaan kue kering di rumah masih tersisa banyak.


Jika Anda dan keluarga di rumah tak bisa menghabiskannya sekaligus, alangkah lebih baik disimpan dengan benar agar kualitasnya tetap terjaga. Dengan begitu, kuliner satu ini takkan terbuang sia-sia dan bisa Anda nikmati dengan keluarga di kemudian hari.

Berkaitan dengan hal ini, tim WowKeren telah merangkum beberapa tips menyimpan kue kering agar bisa awet dan tetap renyah. Penasaran bagaimana caranya? Simak informasi selengkapnya berikut ini.

(wk/eval)

1. Pisahkan Kue Kering Sesuai dengan Jenisnya


Pisahkan Kue Kering Sesuai dengan Jenisnya

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah memisahkan kue kering yang akan disimpan sesuai dengan jenisnya. Anda harus bisa membedakan jenis kue yang bertekstur renyah dan lembut untuk disimpan di tempat yang berbeda. Kue bertekstur renyah misalnya kuping gajah, sedangkan yang bertekstur lembut seperti nastar dan kastangel.

Pemisahan ini penting dilakukan agar kue kering tersebut tidak mudah melempem dan tahan lama. Jangan pernah mencampurkan kedua jenis tersebut dalam wadah yang sama. Hal ini dikarenakan suhu yang ada di dalam kue lembut dapat mempengaruhi kue renyah sehingga membuatnya cepat melempem.

2. Dinginkan Dulu Sebelum Disimpan


Dinginkan Dulu Sebelum Disimpan

Agar kue kering buatan Anda tidak mudah melempem saat disimpan, jangan lupa untuk mendinginkannya terlebih dahulu. Pasalnya uap panas pada kue yang masih hangat akan membuat lembab sehingga bisa cepat melempem dan rusak saat disimpan.

Sebaiknya diamkan kue sampai benar-benar dingin sebelum dimasukkan ke dalam toples. Agar tidak menunggu terlalu lama, Anda bisa menggunakan baking rak agar kue kering bisa cepat dingin.

3. Letakkan dalam Toples Kering dan Kedap Udara


Letakkan dalam Toples Kering dan Kedap Udara

Wadah penyimpanan kue kering juga harus diperhatikan. Pastikan wadah atau toples yang Anda gunakan benar-benar bersih, kering dan juga kedap udara. Pasalnya, kondisi toples sangat mempengaruhi kerenyahan dan daya tahan kue kering.

Ada berbagai cara yang bisa Anda lakukan untuk membuat toples cepat kering. Pertama, melapnya dengan kain bersih, diangin-anginkan atau dijemur selama beberapa waktu. Selain kering, pastikan juga toples yang Anda gunakan memiliki penutup karet atau uliran putar yang kuat dan rapat. Dengan begitu, kue kering yang Anda simpan di dalamnya akan tetap renyah.

4. Masukkan Silica Gel atau Garam ke Dalam Toples


Masukkan Silica Gel atau Garam ke Dalam Toples
Shutterstock

Agar kelembaban di dalam toples tetap terjaga, akan lebih baik jika Anda menambahkan silica gel dalam kemasan kecil. Masukkan sekantung silica gel dalam toples kue agar tetap kering. Silica gel ini bisa Anda beli di toko-toko bahan kue terdekat.

Jika malas membeli dan ingin lebih hemat, Anda bisa menggantinya dengan garam yang dikemas dengan kain bersih. Caranya mudah, masukkan satu sendok garam ke dalam kain lalu ikat sampai rapat dan masukkan ke dalam toples.

5. Jangan Gunakan Plastik dan Jauhkan dari Sinar Matahari


Jangan Gunakan Plastik dan Jauhkan dari Sinar Matahari

Tidak sedikit orang yang menggunakan wadah plastik untuk menyimpan makanan ringan. Apa Anda juga? Jika iya, sebaiknya jangan terapkan cara ini pada kue kering ya. Bau alami wadah plastik bisa membuat aroma kue kering menghilang. Selain itu, kue kering yang Anda simpan di dalamnya juga berisiko melempem dengan lebih cepat.

Hal lain yang tak kalah penting untuk diperhatikan adalah lokasi penyimpanannya. Jangan letakkan toples berisi kue kering di sembarang tempat. Sebaiknya simpan toples tersebut di tempat yang sejuk dan kering serta jauhkan dari sinar matahari. Pasalnya, paparan sinar matahari langsung dapat membuat kue mudah berjamur dan semakin cepat melempem.

6. Simpan dalam Kulkas


Simpan dalam Kulkas

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, sebaiknya simpan toples kue kering di tempat yang sejuk dan kering agar tidak cepat melempem dan berjamur. Daripada bingung meletakkannya di mana, sebaiknya simpan di dalam kulkas saja.

Suhu dingin yang ada di dalam kulkas bisa membuat kue tetap kering dan tahan lebih lama. Bahkan jika Anda menyimpannya di dalam freezer, kue kering dapat bertahan hingga enam bulan lamanya. Dengan begitu, Anda tak perlu khawatir kue kering akan mudah melempem.

7. Panaskan Lagi di Oven


Panaskan Lagi di Oven

Jika kue kering Anda sudah melempem, sebaiknya tetap tenang dan jangan khawatir. Sebab masih ada cara yang bisa Anda lakukan untuk membuatnya tetap renyah. Yakni dengan memanaskannya di dalam oven dengan suhu sekitar 300 derajat Fahrenheit, dan simpan selama 5-10 menit. Setelah dingin, kue tersebut akan kembali kering dan bisa Anda nikmati atau simpan kembali.

Demikian tujuh tips menyimpan kue kering agar lebih awet dan tetap renyah. Simak juga artikel ini untuk mengetahui berbagai ide kegiatan lebaran di rumah yang bisa dilakukan bersama keluarga. Selain itu, Anda juga bisa menyimak artikel ini untuk mengetahui beberapa tips agar badan tetap langsing setelah lebaran.

You can share this post!

Related Posts