Gugatan Ruben Onsu atas merek dagang 'Bensu' telah ditolak Mahkamah Agung. Ruben dang sang adik, Jordi Onsu, bahkan sebelumnya bekerja di merek dagang 'saingan' bisnisnya tersebut.
- Neressa Prahastiwi
- Sabtu, 13 Juni 2020 - 09:11 WIB
WowKeren - Polemik nama usaha "Bensu" telah menghasilkan putusan Mahkamah Agung, bahwa sertifikat pendaftaran merek ayam geprek beserta 6 produk kuliner milik Ruben Onsu sudah batal secara hukum sejak 20 Mei 2020. Pengadilan Niaga pun telah menyatakan bahwa PT Ayam Geprek Benny Sujono adalah pemilik sah dan pemakai pertama merek "I Am Geprek Bensu".
Stefani yang merupakan putri dari Benny Sujono didampingi sang Kuasa Hukum, Eddie Kusuma, menjelaskan kronologi gugatan Ruben ditolak. Adik Ruben, Jordi Onsu, juga diketahui pernah bekerja "I Am Geprek Bensu". Kuasa Hukum Stefani lantas menjelaskan bahwa Jordi tak memiliki saham dan hanya bekerja sebagai karyawan biasa.
"Secara prinsip enggak ada, akta enggak ada," ujar Eddie saat jumpa pers yang dihadiri WowKeren di kawasan Pecenongan, Jakarta Pusat pada Jumat (12/6). "Dia hanya sebagai karyawan dan jabatannya manajer operasional."
Sebelumnya dikabarkan pula bahwa pihak Ruben mempekerjakan seorang karyawan di tempat usaha milik ayah Stefani. Namun ketika Ruben membuka usaha sendiri, karyawan tersebut ditarik dan dipekerjakan di tempatnya. Hal itu dibenarkan oleh Kuasa Hukum Stefani.
"Betul, kami tidak menuduh yaa, tidak memfitnah yaa," lanjut Eddie. "Salah satu karyawannya yang dimasukin itu dikeluarkan begitu dia (Jordi) keluar, dia ditugaskan sebagai Chief Leader di Bensu sana."
Saat bekerja di usaha milik ayah Stefani, karyawan Ruben ditempatkan di bagian Quality Control. Eddie pun merevisi apabila ada dua karyawan Ruben yang sebelumnya bekerja dengan sang klien. "(Alasan kerja di sana) Bantu aja, mereka nempatinnya di quality control. Jordi keluar, karyawannya juga keluar. Dua orang bukan satu," beber Eddie.
"Sebelumnya itu karyawan itu dari sebuah perusahaan besar milik Bensu dan Sarwendah," jelas Eddie. "Masukkan ke tempat kita tau-tau keluar tanpa pamit ikut sekaligus. Kita enggak menuduh ya."
Karyawan Ruben itu juga disebut meminta sendiri untuk ditempatkan di bagian dapur. Ketika ditanya mengenai alasan menyetujui permintaan pihak Ruben, Stefani mengaku awalnya sama sekali tak memiliki prasangka buruk.
"Namanya teman baik, enggak nyangka apapun. Dia kan ngelola dapur yang sana," pungkas Stefani. "Jadi dibawa ke sini dengan alasan untuk memperkuat dan mendetailkan SOP dan segala macamnya. Jadi lebih bagus dan lebih baik."
(wk/nere)