Jordi Onsu membantah soal dirinya disebut melamar sebagai manajer operasional di I AM Geprek Bensu. Pasalnya, Jordi ternyata juga menjadi pemilik dari merek dagang tersebut.
- Lailatul Maghfiroh
- Sabtu, 13 Juni 2020 - 20:52 WIB
WowKeren - Jordi Onsu ingin meluruskan pemberitaan soal dirinya yang disebut melamar sebagai manajer operasional di I AM Geprek Bensu. Jordi menerangkan bagaimana history ia menjalin kerjasama dengan Stefani.
"Saya bilang juga, 'Pak Yangchent benar ngomong gini?', Saya bilang 'Chent kan lo tahu ceritanya gimana kok lo ngomongnya manajer operasional?'," ujar Jordi dalam jumpa pers yang dihadiri WowKeren Di Bilingan Kuningan Jakarta, Sabtu (13/6). "Pada saat awal memang ada perjanjian kerja sama antara Yangchent, Jordi Onsu dan Stefani," sahut Milano selaku kuasa hukum Ruben Onsu.
Milano lantas membacakan isi dari surat perjanjian di awal kerjasama kliennya dengan pihak I AM Geprek Bensu. Yang di mana pada intinya, Jordi juga menjadi pemilik dari merek dagang I AM Geprek Bensu.
"Selanjutnya disebut para pihak bertindak sebagaimana tersebut menerangkan terlebih dahulu bahwa para pihak secara bersama-sama adalah pemilik, pengurus, dan pengelola dari restoran atau rumah makan dengan merek dagang yang diberi nama I Am Geprek Bensu'," demikian isi surat yang dibacakan Milano. "'Untuk selanjutnya para pihak sudah saling mengikat diri dan bekerja sama dan mendirikan satu Perseroan Terbatas yang diberi nama PT Makan Sampai Kenyang'."
"'Yang difungsikan untuk mengelola merek dagang dan restoran atau rumah makan secara khusus. Bahwa atas kerja sama tersebut para pihak bersepakat membuat dan menandatangani kerja sama ini dengan syarat2 dan ketentuan sebagai berikut'," tambah Milano.
"Jadi yang perlu digarisbawahi adalah bahwa para pihak adalah pemilik, pengurus, dan pengelola dari restoran dengan merek dagang I Am Geprek Bensu," tambah Milano. "Ini ada tanda tangan juga. Tidak benar Jordi melamar."
Pihak Jordi juga mempertanyakan terkait pengakuan PT Ayam Geprek Benny Sujono yang lahir sebelum adanya merek I AM Geprek Bensu. "Lalu mereka menatakan mendirikan Ayam Geprek Benny Sujono sebelum I AM Geprek Bensu. Lah terus ini kenapa dibikin sama kita bertiga? Ada PT Makan Sampai Kenyang," ujar Jordi.
Jordi kemudian membeberkan isi chat yang menjadi awal mula tercetus nama PT Makan Sampai Kenyang yang dibuat olehnya bersama Stefani. "Nama itu yang kasih ada capture-nya, ini adalah grup saya, ini chat dari Yangchent 'PT Makan Sampai Kenyang' kata Fanny 'Serius aja nama PT kayak gitu' terus saya berdoa 'MSK Group biar banyak brandnya'. Jadi nama itu juga tercetus dari Yangchent," terang Jordi.
"Dari situ ada lagi setelah perjanjian pemegang saham itu kami mengajak kerjasama berasalkan dari saya, Fanny dan Yangchent," tambah Jordi. "Kita udah punya usaha lain waktu itu kita udah jual minuman, sedotan juga saat itu dirasa omset kurang bagus, kita butuh satu pamor yang dicintai satu publik, yang terkenal, sudah pasti menarik minat dari masyarakat di Indonesia. Dia bilang 'Ya Koh lu lah Ruben Ayam Geprek Bensu'. Saya bilang ke kokoh saya mau nggak diajakin bisnis."
Minola lantas membacakan isi chat saat kesepakatan pembuatan nama I Am Geprek Bensu. "'Ayam Geprek Bensu' tulisannya normal. Ruben bilang 'Pakai nama gue?', jadi Ruben tanya. Bukan menawarkan 'Iya' kata si Jordi. Ruben kasih usulan 'I Am Geprek Bensu saja'," pungkas Minola.
Kendati dmeikian, Minola merasa iba ketika kliennya menerikma banyak hujatan dari netizen. "Jadi kalau ceritanya Ruben pembohon segala macam, ini sudah terjawab, jangan sampai gara2 ditolak itu kita ga tau. Ini faktanya. Kasihan Rubennya masyarakat sudah menghakimi dia jadi trending," pungkas Minola.
(wk/lail)