Buntut Penembakan Pria Kulit Hitam Oleh Polisi AS, Massa Gelar Aksi Demo dan Bakar Restoran Wendy's
Dunia

Seorang pria kulit hitam di Atlanta, Amerika Serikat, Rayshard Brooks (27), tewas tertembak polisi. Insiden tersebut memicu massa turun ke jalan untuk demo dan membakar sebuah restoran cepat saji.

WowKeren - Seorang pria berkulit hitam di Amerika Serikat tewas tertembak oleh petugas polisi Atlanta. Insiden tersebut terjadi pada Jumat (12/6) malam waktu setempat.

Rayshard Brooks (27), pria kulit hitam tersebut diketahui tertidur di drive-thru Wendy's. Brooks berada di drive-thru tersebut untuk memesan makanan.

Dilansir New York Times, saat itu Brooks tertidur di mobilnya sehingga menghalangi pembeli lainnya. Seorang pegawai restoran cepat saji tersebut lantas menelpon polisi.

Menurut keterangan Biro Investigasi Georgia, Brooks ternyata gagal lolos tes kesadaran. Tes itu dilakukan untuk membuktikan apakah seseorang dalam keadaan mabuk alkohol atau tidak.

Karena gagal tes, polisi mencoba menahan Brooks. Namun, Brooks melawan. Seorang saksi mata melihat, ketika melawan penangkapan Brooks mencoba merebut senjata listrik milik polisi.


Video yang tersebar di sosial media memperlihatkan, usai bergelut dengan polisi Brooks mencoba kabur. Setelah berhasil melepaskan diri dan kabur, polisi tersebut mengejarnya dan melepaskan sebuah tembakan yang mengenainya. Brooks sempat dibawa ke rumah sakit. Tetapi, nyawanya melayang setelah operasi.

Source: Twitter/martinezdork27

Akibat dari Insiden ini, sejumlah massa langsung turun ke jalan menggelar aksi demonstrasi. Dikutip dari Reutres, Minggu (14/6), massa tumpah di jalan utama Atlanta pada Sabtu (13/6). Bahkan mereka membakar restoran cepat saji Wendy's yang menjadi lokasi tewasnya Brooks.

Korban api akhirnya menghanguskan restoran cepat saji itu karena lokasinya berdekatan dengan pom bensin. Selain membakar restoran Wendy's, massa juga memblokade sejumlah jalan di Atlanta.

Tidak lama setelah pembakaran itu, petugas kepolisian dan pemadam kebakaran tiba di lokasi. Polisi kemudian berusaha membubarkan para massa.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Atlanta, Erika Shields, telah mengundurkan diri setelah peristiwa penembakan itu. Pengunduran diri Shields diumumkan Wali Kota Atlanta, Keisha Lance Bottoms. Dia mengatakan, Shields sudah bertugas di kepolisian Atlanta selama dua dekade.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait