Ahmad Dhani mengungkapkan pengalaman menghadapi kasus kecelakaan Dul Jaelani yang menewaskan 7 orang. Dhani rupanya mengaku bangga bisa menyelesaikan masalah tersebut tanpa campur tangan Maia Estianty.
- Amelia Nur Fatimah
- Rabu, 17 Juni 2020 - 17:14 WIB
WowKeren - Putra ketiga Ahmad Dhani, Dul Jaelani, sempat membuat publik heboh lantaran peristiwa kecelakaan yang melibatkan namanya. Dul yang saat itu masih di bawah umur terlibat kecelakaan yang menyebabkan 7 orang korban meregang nyawa. hampir 7 tahun berlalu, Ahmad Dhani pun mencoba bercerita kembali soal peristiwa tersebut.
Dhani mengaku ada kebanggaan tersendiri karena mampu mengatasi masalah tersebut dengan baik. Hal tersebut diakui Dhani saat menjadi bintang tamu di channel YouTube milik Daniel Mananta. Dalam kesempatan itu, Daniel bertanya mengenai perasasaan Dhani ketika dihadapkan dengan masalah kecelakaan Dul Jaelani.
"Ya ini sebuah masalah yang harus gue tanganin. Gue bukannya sombong ya, maksudnya, its not easy, karena habis peristiwa itu hampir semua bapak-bapak ngedatengin gue," ungkap Dhani dalam video yang diunggah pada Rabu (17/6). "Mas Dhani, Anak saya aja nabrak satu prang meninggal saya aja udah kayak orang gila, apa lagi mas dhani 7'. Gue nggak ngerasa bangga bukan tapi Saya bangga bisa melaluinya dengan baik, bisa mengatasinya dengan baik, cukup membanggakan."
Dhani mengaku bangga karena merasa berhasil mengatasi salah satu cobaan berat yang diberikan Tuhan. Dhani kemudian turut menyinggung soal ibu Dul, Maia Estianty yang diakuinya tidak memiliki andil untuk membantu masalah kecelakaan yang menimpa putra mereka itu. Dhani merasa bangga karena bisa mengatasi masalah tersebut seorang diri tanpa bantuan dari mantan istrinya, Maia Estianty.
"Bukan berarti saya bangga akan peristiwa itu bukan. Tapi karena saya dikasih ujian sama Tuhan dan cukup berat ujian itu dan saya melakukannya sendiri," pungkas salah satu personel Dewa 19 itu. "Maksudnya saya tidak dibantu oleh ibunya Dul (Maia Estianty), jadi saya melakukannya sendiri. Semua dari ngadepin keluarga mereka satu-satu, biaya semua saya yang ngatasin tanpa bantuan dari ibunya.
(wk/amel)