dr. Tirta menyebut dirinya beruntung karena tidak bunuh diri karena bully-an yang ia terima usai fotonya di bar tersebar di sosial media meski pandemi COVID-19 belum berakhir.
- Neressa Prahastiwi
- Kamis, 18 Juni 2020 - 09:44 WIB
WowKeren - Tirta Mandira Hudhi atau yang lebih dikenal sebagai dr. Tirta belakangan ramai diperbincangkan di media sosial. Namanya sempat menjadi trending setelah fotonya di bar tersebar luas. Dikenal kerap menyuarakan physical distancing, dr. Tirta langsung panen hujatan warganet karena foto tersebut.
Menanggapi bully yang diterimanya di media sosial, dr. Tirta berjanji akan mengulas kesehatan mental. dr. Tirta mengaku beruntung karena dirinya tak berniat bunuh diri. Ia juga menegaskan apabila mentalnya masih sehat sejauh ini.
"Abis ini saya akan angkat suara mengenai mental health akibat cyber bullying. Saya dihujat 3 hari rame2. Untung saya ga bunuh diri," tulis dr. Tirta pada Rabu (17/6). "Bukan brarti karena ini sosmed. Anda bisa memaki sesuka hati. Dan berkata 'cie baperan'."
"Anyway saya mash sehat kok, saya diem," imbuhnya. "Dan bicara baru skrng. Sante aja guys."
Usai lama bungkam, Mbah Mijan akhirnya ikut berkomentar setelah dr. Tirta membicarakan perkara kesehatan mental. Menurut Mbah Mijan, bully merupakan ungkapan emosi yang bersifat tak permanen. Akan tetapi, bully juga telah menelan banyak korban.
"Puja Puji dan Bulla Bully di era media sosial memang tak dapat dihindari. Korbannya banyak sekali, baik di dalam maupun luar negeri," tulis Mbah Mijan pada Kamis (18/6). "Bully itu ungkapan emosi, paling lama 1 minggu, after that tukang bully lupa lagi."
Mbah Mijan juga mengungkapkan riset bahwa bully kebanyakan hanya untuk kepuasan diri akibat masalah sehari-hari yang dialami pelaku. Apabila korban bully di luar negeri banyak yang melakukan bunuh diri, di Indonesia justru sebaliknya. Bully rupanya malah bisa menjadi ladang rezeki di Tanah Air.
"Ada beberapa faktor orang itu dibully! Blunder, dibenci, bahkan ada yang menyodorkan diri. Tahukah anda, faktor general bully, karena kita familier atau populer," pungkas Mbah Mijan. "Populer ada 2 faktor, Prestasi atau sensasi. Dr Tirta harus sujud syukur karena bully, doi udah terkenal. The End."
(wk/nere)