18 Lembaga Siap Dibubarkan Jokowi, Moeldoko Beri Bocoran 3 Nama
Nasional

Presiden Joko Widodo sempat melemparkan wacana untuk membubarkan 18 lembaga demi efisiensi birokrasi. Kekinian Kepala KSP Moeldoko membocorkan lembaga mana yang ditarget.

WowKeren - Presiden Joko Widodo sempat menyampaikan keinginannya untuk membubarkan beberapa lembaga demi efisiensi birokrasi yang diidam-idamkan. Wacana ini pun turut ditanggapi oleh Kepala Kantor Staf Kepresidenan, Moeldoko, yang bahkan memberikan bocoran perihal badan atau lembaga yang sekiranya akan dibubarkan oleh Jokowi.

Pada kesempatan tersebut, Moeldoko menegaskan bahwa perampingan yang dilakukan Jokowi murni untuk mengefektifkan struktur organisasi pemerintahan. Setidaknya ada 3 kriteria yang menunjukkan seberapa efektifnya struktur organisasi pemerintah.

"Yakni memiliki fleksibilitas tinggi, yang kedua, harus adaptif yang tinggi terhadap perubahan lingkungan," terang Moeldoko, Selasa (14/7). "Dan yang ketiga bersifat sederhana agar kalau punya karakter itu diharapkan nanti akan memiliki kecepatan."

Lebih lanjut, Moeldoko menyebut lembaga berbentuk komisi lah yang akan ditarget dalam operasi "pembersihan" ini. Lebih tepatnya komisi yang berdiri di bawah PP atau Perpres dan bukan undang-undang.


Namun tak melulu dibubarkan, bisa saja lembaga ini digabung dengan lembaga lain yang berkedudukan hukum lebih kuat serta memiliki tugas dan pokok fungsi (tupoksi) yang sama. "Seperti Komisi Usia Lanjut. Ini tidak pernah terdengar kan apakah itu tidak ada dalam tupoksi Kementerian Perlindungan Anak. Kalau masih dalam cakupan Kementerian, itu mungkin bisa dipikirkan," jelas Moeldoko, dilansir dari CNBC Indonesia, Rabu (15/7).

Yang dimaksud Moeldoko adalah Komisi Nasional Lanjut Usia. Komisi ini sendiri dibentuk sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 52 Tahun 2004 tentang Komisi Nasional Lanjut Usia.

Selain itu, ada 2 badan lain yang turut "dilirik", yakni Badan Restorasi Gambut (BRG) dan Badan Akreditasi Olahraga. Menurut Moeldoko, tupoksi BRG misalnya, tumpang tindih dengan beberapa lembaga lain semacam Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta Kementerian Pertanian.

"Kemudian BRG, sementara ini perannya cukup bagus dalam ikut menangani restorasi gambut," ujar Moeldoko. "Tapi nanti juga akan dilihat. BRG itu dari sisi kebakaran, apakah cukup ditangani BNPB?"

"Dari sisi optimalisasi gambut untuk pertanian apakah cukup oleh Kementan. Itu kira-kira yang sedang dikaji KemenPAN-RB," imbuh Moeldoko.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts