Kebanyakan kita senantiasa menerapkan pola hidup bersih untuk menjaga kesehatan. Tapi tanpa disadari ada beberapa kebiasaan yang dianggap higienis namun membahayakan kesehatan. Penasaran apa saja itu?
- Eva Lestari
- Jumat, 17 Juli 2020 - 14:36 WIB
WowKeren - Hampir setiap orang percaya bahwa untuk menjaga kesehatan harus dimulai dengan menjaga kebersihan diri. Berbagai kebiasaan pun dilakukan untuk memastikan tubuh tetap bersih dan jauh dari kuman, virus maupun bakteri penyebab penyakit.
Namun perlu diketahui bahwa tidak semua kebiasaan yang dianggap bersih baik untuk kesehatan. Ada beberapa aktivitas yang dianggap higienis yang justru membahayakan kesehatan, terlebih jika dilakukan berulang dalam waktu yang lama.
Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui kebiasaan tersebut sedini mungkin agar segera Anda tinggalkan. Penasaran apa saja itu? Simak informasi selengkapnya dalam artikel berikut ini.
(wk/eval)1. Menutup Hidung dan Mulut Saat Bersin Menggunakan Telapak Tangan
Kebiasaan menutup hidung dan mulut menggunakan telapak tangan saat bersin atau batuk sering dianggap sopan agar tidak menularkan virus ke orang lain. Tapi, tahukah Anda betapa bahayanya kebiasaan satu ini jika tidak segera mencuci tangan? Jika Anda langsung menyentuh wajah, makanan, uang atau berjabat dengan orang lain, bakteri yang menempel di telapak tangan akan menyebar ke banyak orang dan membahayakan kesehatan mereka.
Usahakan untuk selalu menerapkan etika batuk dan bersin di manapun Anda berada. Caranya mudah, yang pertama tutup hidung dan mulut menggunakan tisu atau sapu tangan. Jika tidak ada tisu atau sapu tangan, tutupi batuk dan bersin dengan lengan bagian dalam. Jangan menggunakan jari-jari tangan, apalagi jika tidak segera mencucinya dengan sabun. Bila memungkinkan, langsung cuci tangan Anda menggunakan air mengalir dan sabun selama 20 detik.
2. Keramas Setiap Hari
Keramas adalah solusi tepat untuk mengatasi kulit kepala yang gatal dan rambut lepek. Karena itulah kita biasanya akan langsung keramas saat merasa rambut sudah kotor. Bahkan tidak sedikit orang yang keramas setiap hari untuk memastikan rambutnya selalu bersih.
Padahal, kebiasaan satu ini justru menimbulkan dampak buruk loh. Pasalnya keramas setiap hari dapat menghilangkan minyak alami di kulit kepala yang berfungsi untuk menjaga rambut tetap sehat dan berkilau. Akibatnya, rambut kamu akan rapuh, lepek dan cepat kering. Daripada setiap hari, sebaiknya cuci rambut sebanyak 3-4 kali dalam seminggu.
3. Terlalu Sering Menggunakan Hand Sanitizer
Di masa pandemi virus Corona, hand sanitizer merupakan salah satu benda yang wajib dibawa saat beraktivitas di luar rumah. Antiseptik satu ini bisa Anda jadikan pilihan ideal untuk membersihkan tangan dari kuman dan bakteri setelah menyentuh berbagai benda di ruang publik. Namun perlu diingat bahwa Anda tidak boleh menggunakannya terlalu sering, karena bisa membuat bakteri menjadi kebal dan lebih kuat.
Selain itu, terlalu banyak menggunakan hand sanitizer juga dapat menyebabkan terjadinya ketidakseimbangan hormon di mana cairan kimia dapat masuk ke dalam tubuh melalui mulut. Oleh karena itu, gunakan hand sanitizer jika memang benar-benar butuh saja dan sebaiknya bersihkan tangan menggunakan air mengalir dan sabun agar lebih efektif.
4. Terlalu Rajin Bersih-Bersih Rumah Menggunakan Produk Kimia
Menjaga kebersihan rumah itu wajib hukumnya, agar kesehatan Anda dan keluarga senantiasa terjaga. Namun, jika Anda terlalu sering membersihkan rumah menggunakan produk pembersih berbahan kimia, ceritanya bisa beda. Sebab kebiasaan satu ini justru bisa berdampak buruk pada kesehatan Anda dan keluarga.
Menurut keterangan dari American Lung Association (ALA), ada banyak produk pembersih rumah yang dapat menyebabkan iritasi pada mata, tenggorokan, memicu sakit kepala, pernafasan kronis, alergi hingga kanker. Hal ini dikarenakan ada banyak produk pembersih yang mengandung senyawa kimia berbahaya seperti volatile organic compounds (VOCs), amonia, pemutih dan sebagainya.
Tapi tenang, sebab ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menyiasati hal ini. Pertama, usahakan memilih produk pembersih yang bersertifikasi aman dan tidak mengandung VOCs, pewangi, iritan maupun bahan-bahan yang mudah terbakar. Alternatif lainnya, Anda bisa menggunakan campuran sabun dan air hangat, baking soda maupun kombinasi cuka dan air untuk membersihkan rumah.
5. Menggunakan Mesin Pengering Tangan
Setelah menggunakan toilet umum, biasanya kita akan menggunakan mesin pengering untuk mengeringkan tangan. Namun kebiasaan yang dianggap bersih ini ternyata dapat membahayakan kesehatan. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa mengeringkan tangan menggunakan hand dryer justru dapat meningkatkan penyebaran bakteri melalui udara.
Apalagi di tengah pandemi virus Corona seperti saat ini karena risikonya bisa semakin besar. Sebab kita tidak tahu apakah alat tersebut sudah benar-benar steril atau belum. Lebih baik gunakan tisu yang Anda bawa sendiri saja untuk mengeringkan tangan karena lebih aman dari kontaminasi bakteri, kuman maupun virus yang ada di toilet umum.
6. Terlalu Sering Membersihkan Telinga dengan Cutton Bud
Kebanyakan kita beranggapan bahwa membersihkan kotoran telinga menggunakan cotton bud bisa berdampak baik bagi kesehatan telinga. Meski tidak dilarang, kebiasaan satu ini justru dapat merusak gendang telinga, menyebabkan infeksi hingga berisiko kehilangan pendengaran.
Perlu diketahui bahwa telinga sudah memiliki sistem pertahanannya sendiri untuk melawan debu maupun bakteri dengan cara menghasilkan lilin yang bertindak sebagai penyaring, sehingga kita tidak membutuhkan cutton bud untuk membersihkannya. Alternatif lainnya, lebih baik cuci telinga sesekali dengan air untuk membersihkannya dari kotoran.
7. Mandi dengan Shower Panas
Jika Anda terbiasa mandi dengan shower air panas, sebaiknya mulai hindari kebiasaan ini sekarang. Berdiri di bawah pancuran air panas mungkin dapat membuat tubuh menjadi rileks dan lebih bersih, namun kebiasaan satu ini berbahaya bagi kesehatan kulit. Hal ini dikarenakan air panas dapat melepaskan minyak pelindung alami kulit yang bisa membuatnya menjadi kering dan timbul ruam.
Selain itu, usahakan untuk tidak terlalu sering mandi busa. Berendam dengan busa di bathup memang bisa menjadi salah satu cara menyenangkan untuk melepas penat setelah beraktivitas seharian. Namun, kebiasaan ini bisa menyebabkan kulit mengering hingga alergi karena terlalu lama terpapar zat kimia dari gelembung busa.
8. Membersihkan Vagina dengan Antiseptik
Menjaga kesehatan organ intim dari infeksi kuman dan bakteri adalah sesuatu yang harus senantiasa kita lakukan. Untuk melakukan hal ini, tak sedikit wanita yang menggunakan sabun antiseptik guna membersihkan vagina. Jika Anda memiliki kebiasaan satu ini, sebaiknya tinggalkan mulai dari sekarang. Sebab kandungan bahan kimia dari sabun antiseptik dapat menurunkan tingkat pH alami, memicu gatal, kekeringan, peradangan dan lain sebagainya.
Demikian delapan kebiasaan yang sering dianggap bersih namun membahayakan kesehatan. Simak juga artikel ini untuk mengetahui berbagai dampak buruk jika terlalu sering tidur dalam kondisi lapar. Selain itu, kalian juga bisa menyimak artikel ini untuk mengetahui kebiasaan sepele yang bisa mengganggu kesehatan ginjal.