Angka Kematian COVID-19 Melonjak, AS Krisis Tempat Penampungan Jenazah
Dunia

Angka kematian di Amerika Serikat akibat COVID-19 meningkat di 42 dari 50 negara bagian selama 2 minggu terakhir. Hal ini menimbulkan masalah baru yaitu tak adanya tempat untuk menampung jenazah.

WowKeren - Pandemi corona (COVID-19) di Amerika Serikat semakin mengkhawatirkan. Pasalnya, jumlah kasus tiap harinya meningkat dengan pesat.

Bahkan hingga kini, angka kematian akibat COVID-19 di Negeri Paman Sam tersebut telah menyentuh angka 143.289. Kasus kematian meningkat di 42 dari 50 negara bagian selama 2 minggu terakhir.

Dilansir Reuters, jumlah kasus baru naik selama 6 minggu terakhir. Ini berbeda jauh dengan negara tetangga lainnya di Amerika Utara yakni Kanada. Negeri tersebut mencatat 8.800 kematian sejak pandemi dimulai.

"Hanya dalam satu minggu AS mencatat jumlah kematian sebanyak 5.600 orang, sebagaimana laporan hilangnya nyawa di Swedia sejak pertama pandemi dimulai awal tahun ini," tulis Reuters.

Hal ini tentunya menimbulkan masalah baru di sejumlah negara bagian. Para pejabat mengaku kehabisan tempat untuk menampung jenazah.


Maricopa County, Arizona, membawa 14 pendingin untuk menampung 280 jenazah karena lonjakan kasus. Di Texas, San Antonio dan Bexar County juga menggunakan 5 trailer pendingin guna menyimpan 180 jenazah.

Lonjakan virus didominasi negara bagian selatan dan barat. Hal ini berbanding terbalik dengan klaim Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengatakan jika kasus COVID-19 sudah terkendali dan mendesak agar ativitas sekolah kembali dilakukan secara normal.

"Saya pada akhirnya benar ... Itu (virus) akan menghilang," ujarnya kepada Fox News, Minggu (19/7). Para ahli di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) memperingatkan kasus dan kematian AS akan semakin meningkat di musim gugur.

Hingga kini, kasus baru COVID-19 di AS muncul rata-rata 60.000 per hari. Namun ilmuan AS Anthony Faucy menyebut kasus bisa naik menjadi 100.000 per hari.

Sementara itu, total kasus COVID-19 di Negeri Paman Sam tersebut saat ini berjumlah 3.898.550. Dengan jumlah pasien sembuh sebanyak 1.802.338 orang.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait