Anji akhirnya memutuskan untuk menghapus postingannya terkait foto jenazah pasien COVID-19 yang sempat viral beberapa waktu lalu. Keputusan Anji ini mendapat dukungan sekaligus keluhan dari warganet.
- Marina Larasati
- Selasa, 21 Juli 2020 - 18:12 WIB
WowKeren - Postingan Anji beberapa waktu lalu soal foto jenazah COVID-19 hasil bidikan fotografer Joshua Irwandi sempat menuai pro dan kontra. Kini setelah melakukan diskusi dan minta maaf, Anji juga menghapus postingannya terkait foto tersebut.
Dilihat dari feed Instagramnya hari ini, Selasa (21/7), Anji sudah menepati janjinya untuk menghapus foto yang sempat menjadi perdebatan panjang tersebut. Anji mengaku jika opininya kali ini memang harus dihapus demi menghormati sang fotografer.
"Untuk postingan terkait opini, biasanya saya tidak pernah menghapusnya. Namun untuk menghormati Joshua dan PFI, saya akan menghapusnya setelah postingan ini," ucap Anji dalam postingan Instagramnya.
"Saya juga mau meralat sedikit pernyataan tertulis dari PFI, yang menuliskan saya MANTAN ARTIS. Memang saya berencana untuk pensiun dini dan dunia keartisan dan mengurus bisnis-bisnis saya. Tapi belum hari ini," sambungnya.
Sebelumnya, Anji juga sudah mengungkapkan permintaan maafnya. Anji menegaskan dirinya tidak mendiskreditkan profesi pewarta foto maupun jurnalis.
"Di sini pertanyaan saya menyangkut kepada kode etik dunia kesehatan, bukan kode etik jurnalisme," tulisnya. "Karena menurut pemberitaan, korban COVID-19 tidak boleh ditemui oleh keluarganya. Ini adalah pertanyaan orang awam."
"Saya mengerti pasti ada etika untuk Pewarta foto maupun jurnalis. Saya tidak akan mendebat tentang hal itu, karena pasti PFI lebih tahu," tegas pelantun "Dia" itu. "Sekali lagi, dalam hal ini pertanyaan saya mengacu kepada kode etik dunia kesehatan. Jika ada penjelasan tentang itu berdasarkan aturan medis, silakan dijelaskan. Banyak orang perlu tahu."
Pada poin nomor dua yang dituliskan, Anji menegaskan bukan soal kode etik jurnalistik atau pewarta foto. Akan tetapi, dia menegaskan ingin mendapat penjelasan perihal kode etik medis.
"Pertanyaan saya tentang poin kedua masih berlaku, karena saya belum menemukan jawaban yang memuaskan dari sisi kode etik medis terhadap pasien covid-19 dan keluarganya," tutup Anji. "Silakan jika ada jawaban yang bagus untuk didiskusikan. Terima kasih untuk semua pihak yang begitu perhatian."
Keputusan Anji menghapus postingannya soal foto karya Joshua Irwandi kembali menuai pro dan kontra. Sebagian dari mereka setuju dengan keputusan bijak Anji ini. Namun tak sedikit pula yang menyayangkannya.
"RESPECT tapi harusnya postingan tidak perlu dihapus, karena itulah tujuan utama mereka, agar kita diam tak bersuara," tulis akun @tel***hur.
"Sebagai artis dengan followers 2 juta orang, mohon dipertimbangkan kalau melakukan posting di social media. Mungkin sekarang sudah dihapus, namun jejak media akan selamanya ada. Perkataan anda yang meremehkan betapa bahayanya covid merupakan aksi yang sangat tidak bertanggung jawab. Mohon jangan diulang," lanjut akun @isa**rd.
(wk/lara)