Berpotensi Jadi Klaster COVID-19, Panti Jompo di Selandia Baru Diisolasi
Dunia
Pandemi Virus Corona

Sebuah panti jompo di Christchurch, Selandia Baru pada Selasa (11/8) diisolasi usai otoritas setempat mendapat laporan tentang penghuninya yang menunjukkan gejala penyakit pernafasan.

WowKeren - Selandia Baru kerap mendapat pujian lantaran cepat dalam menangani persoalan virus corona (COVID-19). Salah satunya, seperti yang terjadi di sebuha panti jompo di di Christchurch, Selandia Baru.

Dimana otoritas setempat memutuskan untuk mengisolasi panti jompo tersebut usai salah satu penghuninya dilaporkan menunjukkan gejala penyakit pernapasan. Tak hanya itu, otoritas setempat juga melakukan uji COVID-19 di tempat tersebut.

Dilansir Reuters, media lokal melaporkan hal itu diketahui dari sebuah surat kepada anggota keluarga yang menyatakan tempat itu akan diisolasi. Namun belum ada keterangan detail terkait isolasi tersebut.


Sementara itu, Media Stuff melaporkan Manajer umum John Amesbury mengatakan mereka memiliki beberapa penghuni dengan gejala mirip flu. “Kami mengikuti praktik normal untuk mengisolasi warga untuk mencegah infeksi lebih lanjut,” kata Amesbury. “Ini musim dingin dan flu yang normal, (tidak ada) yang menunjukkan bahwa penduduk mengidap penyakit selain flu biasa. Ini hanya praktik standar dan protokol standar."

Sebelumnya, Selandia Baru kembali menunjukkan pencapaian yang luar biasa dalam menangani pandemi virus corona (COVID-19), usai 100 hari bebas kasus baru. Hal ini tentunya tak lepas dari kerja keras Perdana Menteri (PM) Selandia Baru, Jacinda Ardern.

Karena kesigapannya itu, Jacinda Ardern pun mendapat beragam pujian. Ia dan segala kebijakannya dinilai mampu mengatasi pandemi dengan baik.

Sekedar informasi, Selandia Baru hanya mencatatkan total 1.219 kasus virus corona sejak pertama merebak di negara tersebut pada akhir Februari lalu. Selain itu, angka kematian akibat COVID-19 di Selandia Baru total sebanyak 22 orang.

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts