Angbeen Rishi baru-baru ini mengungkapkan alasan bagaimana ia bisa jatuh hati pada Adly Fairuz yang kini menjadi suami dan calon ayah dari anak yang ia kandung sekarang.
- Lailatul Maghfiroh
- Selasa, 08 September 2020 - 10:34 WIB
WowKeren - Angbeen Rishi merasakan kebahagiaan berada di sisi sang suami Adly Fairuz. Terlebih lagi kini pasangan selebriti tersebut tengah berbahagia menantikan kelahiran buah hatinya.
Lantas baru-baru ini Angbeen mengungkapkan alasan suatu hal yang membuat dirinya bisa jatuh hati pada Adly. Menurutnya, Adly merupakan sosok pria yang bisa membuatnya tenang dan sabar meski dijahatin orang lain.
"Yang membuat saya JATUH HATI dengan Pria disamping saya ini adalah : Disaat Dia berusaha dijatuhkan oleh Orang Lain," tulis Angbeen mengawali ulasannya di Instagram. "Dia tidak pernah berusaha membalas untuk menjatuhkan Orang Lain."
Angbeen lantas menuliskan pesan bahwa seperti hal itulah seharusnya manusia bersikap. Sehingga kebahagiaan dan ketenangan akan selalu hadir bila manusia senantiasa ikhlas.
"Kita tidak akan BERSINAR dengan berusaha meredupkan "SINAR" orang lain, Tapi kita akan BERSINAR dengan berusaha mencari & mendapatkan "SINAR" itu sendiri," papar Angbeen. "Disaat kita mengikhlaskan segala bentuk dari ke Dzaliman maka keberkahan, ketenangan, & kebahagiaan selalu ada dalam Diri Kita , Semangat Semuanyaa."
Tak ayal, unggahan tersebut lantas menuai beragam tanggapan dari netter. Banyak dari warganet terlihat mendoakan keberkahan dalam rumah tangga Angbeen dan Adly.
"Masya Allah tabarakallah... Sehat dan bahagia selalu bumil," tulis seorang netter. "Sebisa mungkin hindari energi negatif. Berfikir positif jauh lebih baik. Jika di mata Allah kita sudah cukup baik. Seribu orang berusaha menjatuhkan. Maka semesta alam akan mengatakan bahwa kita tetap baik. Semangat terus ka," sahut netter yang lain.
Sebelumnya, kisah cinta Angbeen dan Adly ini sempat jadi sorotan saat Angbeen resmi melaporkan ibu kandungnya ke polisi karena pencemaran nama baik. Belakangan, Angbeen menyebut dirinya menerima kekerasan dari ibunya.
(wk/lail)