Guru di Tiongkok Dihukum Mati Usai Racuni 25 Murid TK
AP
SerbaSerbi

Guru tersebut memasukkan natrium nitrit ke dalam bubur yang hendak dimakan oleh murid TK. Sekitar 25 siswa dilaporkan sakit setelah mengonsumsi bubur tersebut.

WowKeren - Seorang guru taman kanak-kanak di Jiaozuo, Provinsi Henan, Tiongkok, dijatuhi hukuman mati setelah meracuni 25 siswanya. Guru bernama Wang Yun tersebut diketahui melakukan tindak kejahatan itu sebagai aksi balas dendam terhadap rekannya.

Pengadilan mengungkapkan Wang Yun memasukkan natrium nitrit ke dalam bubur yang hendak dimakan oleh murid TK. Sekitar 25 siswa dilaporkan sakit setelah mengonsumsi bubur tersebut.

Pengadilan Menengah Rakyat Kota Jiaozuo pada Senin (28/9) mengatakan Wang mengetahui jika natrium nitrit berbahaya dan tetap memasukkan zat tersebut tanpa peduli dengan konsekuensi perbuatannya. Natrium nitrit kerap digunakan untuk mengawetkan daging, namun dalam dosis tinggi bisa menjadi racun saat ditelan.


Vonis mati dijatuhkan kepada Wang karena melakukan pelanggaran menggunakan zat berbahaya. Wang sendiri diketahui sempat membantah tuduhan penggunaan racun saat melakukan kejahatan.

"Metode dan perbuatan kriminalnya sangat buruk, dengan keadaan yang sangat parah, dan dia harus dihukum berat sesuai dengan hukum," ujar pihak pengadilan, sebagaimana dilansir dari CNN pada Rabu (30/9).

Wang melakukan aksinya pada Maret 2019 lalu. Tak lama setelah memakan bubur yang diracun sebagai menu sarapan di sekolah, anak-anak mulai muntah hingga pingsan. Selain menerima hukuman mati, Wang dan manajemen sekolah harus memberikan kompensasi kepada keluarga anak-anak yang menjadi korban mereka.

Wang diketahui bukan pertama kalinya menggunakan natrium nitrit dalam aksinya. Pihak berwenang mengungkap pada 2017, ia memasukkan zat tersebut ke dalam cangkir minuman suaminya hingga menyebabkan luka ringan.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts