Mikhayla begitu dimanja oleh mertua Nia Ramadhani, Aburizal Bakrie, karena merupakan cucu perempuan satu-satunya yang tinggal di Indonesia. Simak cerita lengkapnya.
- Neressa Prahastiwi
- Kamis, 08 Oktober 2020 - 10:15 WIB
WowKeren - Nia Ramadhani kembali membagikan cerita soal buah hati pertamanya dengan Ardi Bakrie, Mikhayla. Kepada Ashanty, Nia menceritakan kedekatan Mikha dan sang kakek, Aburizal Bakrie. Wanita 30 tahun tersebut blak-blakan mengaku "kesal" karena Mikha dinilainya sudah tahu politik.
"Mikha tuh pegangannya sekarang kakeknya. Gue lebih kesel lagi," ujar Nia. "Kakeknya manjain banget ya?" tanya Ashanty. "Hum (membenarkan), gue benci banget deh," timpal Nia.
Karena Mikha adalah cucu cewek satu-satunya yang berada di dekat kakek neneknya, ia jadi begitu dimanja. "Masalahnya dia cucu cewek yang sekarang paling.. satu-satunya. Karena ada dua lagi ada di London kan. Dan ini anak tau politik ya, tau gue harus deket ama siapa," jelas Nia.
Salah satu kejadian yang membuat Nia kesal adalah ketika Mikha mengadu pada kakek neneknya "tak diberi makan". Kala itu, Nia sedang sibuk mengurus sebuah acara di rumah. Sedangkan Mikha sebenarnya dapat meminta asisten rumah tangga untuk menyiapkan makanannya.
"Di rumah gue lagi pengajian online. 'Mah laper', 'Ya udah minta makan'. Harusnya mbak-mbak banyak dong," cerita Nia. "Trus tiba-tiba jam 11 gue ditelpon ama mertua gue 'Nia kenapa ini anak enggak dikasih makan?' 'Hah? Maksudnya?' Dia bilang enggak ada makanan di rumah."
"Gue teriak 'Ngapain kamu kayak gitu?'," lanjutnya. "Dia seneng aja kalo gue ditegur, ngeselin kan."
Menurut Nia, sikap Mikha tersebut adalah dampak dari double parenting. Memiliki tiga buah hati membuat Nia memahami apabila cara didik tiap anak berbeda-beda. Seperti Mikha yang diceritakan Nia selalu mendapatkan keinginannya sejak kecil sehingga sulit berterima kasih.
"Makanya jangan ampe double parenting. Kalo Mikha tuh agak-agak double parenting, kan ada kakeknya," kata Nia. "Kan waktu anak pertama gue belajar banget. Anak kedua, ketiga, kita los aja yuk, capek."
"Yang (anak) pertama paling susah. Susah bikin seneng kayak 'Wah makasih ya ma' itu susah. Kayaknya buat dia biasa aja gitu," pungkas Nia. "Karena orangtuanya juga yang salah, dari kecil udah semuanya dikasih kan. Jadi buat dia pada saat dapet sesuatu ya udah biasa nih."
(wk/nere)