Menjadi artis rupanya tidak selalu menyenangkan bagi Nia Ramadhani. Ia menceritakan bagaimana menjadi selebritis terkadang kerap membuatnya sedih hingga dibikin risih.
- Ruth Meliana
- Minggu, 11 Oktober 2020 - 23:08 WIB
WowKeren - Kehidupan Nia Ramadhani yang bergelimang harta selama ini selalu menjadi sorotan publik. Memulai karier di dunia hiburan sejak anak-anak, rupanya kehidupan Nia sebagai artis tidak selalu menyenangkan.
Wanita berdarah Sunda-Norweegia-Belanda ini menceritakan kesedihan yang kerap dirasakannya selama menjadi artis di Tanah Air. Ternyata, ia kerap merasa sedih menjalani profesi sebagai artis lantaran privasinya hilang.
Nia mengaku jika dirinya sangat suka makan di pinggir jalan asalkan itu merupakan makanan kesukaannya. Ia juga membeberkan dirinya sama sekali tidak gengsi makan di pinggir jalan.
Namun saat makan di pinggir jalan tersebut, kesedihannya kerap muncul. Bintang sinetron “Bidadari” ini merasa tidak punya privasi saat makan di pinggir jalan. Banyak orang yang mengenalnya sebagai artis langsung mengerubungi dan meminta foto dengannya.
”Enggak apa-apa, yang masalah kalau gue makan makanan yang enggak gue suka aja,” kata Nia Ramadhani seperti dilansir dari Kompas, Minggu (11/10). “Makan di pinggiran, kita suka gitu ya.”
”Pertama ini, kadang-kadang yang suka menyedihkan adalah kalau di saat aku lagi,” sambung ibu tiga anak ini. “Kenapa sih gue jadi enggak punya privasi.”
Tak sampai disitu, Nia secara blak-blakan mengaku sering dibuat risih kala orang-orang memandanginya saat sedang makan bersama keluarga. “Misalnya gue lagi makan di mana-mana, pertama anak-anak gue kena, semua orang lihatin kayak risih,” ungkapnya.
Wanita usia 30 tahun ini juga merasa kasihan dengan anak-anaknya yang tidak bisa bersenang-senang di luar rumah dengan normal. Pasalnya setiap Nia keluar bersama ketiga anaknya, banyak orang yang tidak mempedulikan privasinya dan memaksa berfoto dengannya.
”Kan kasihan kalau car free day anak-anak aku jadi mereka enggak dapat fun-nya. Dikerubutin orang,” keluh Nia. “Padahal mereka enggak bekerja di pekerjaan ini, yang sign up kan aku, yang kena imbasnya mereka.”
(wk/lian)