Tim kampanye Donald Trump dilaporkan telah mengajukan permohonan penghentian penghitungan suara di Pennsylvania, setelah melakukan hal serupa di Michigan dan Wisconsin.
- Nidya Putri
- Kamis, 05 November 2020 - 09:17 WIB
WowKeren - Amerika Serikat tengah melakukan penghitungan suara untuk Pemilihan Presiden AS 2020. Menurut hitungan Bloomberg dan The Guardian, hingga Kamis (5/11) pagi, calon presiden dari Partai Demokrat Joe Biden lebih unggul sementara dengan 264 suara elektoral, sedangkan Donald Trump memperoleh 214.
Namun, tim kampanye Trump dilaporkan telah mengajukan permohonan penghentian penghitungan suara di Pennsylvania. Pengajuan tersebut terjadi setelah sebelumnya melakukan hal serupa untuk negara bagian Michigan dan Wisconsin.
Tim kampanye Trump menuding pejabat pemilihan setempat melarang "pemantau" untuk mendekati proses penghitungan suara dengan jarak 7 meter dari petugas penghitung di Pennsylvania. "Kami juga menuntut untuk menghentikan sementara penghitungan sampai ada transparansi yang berarti dan Partai Republik dapat memastikan semua penghitungan dilakukan di atas papan dan oleh hukum," kata manajer kampanye Trump, Justin Clark dalam pernyataannya, dilansir AFP, Kamis (5/11).
Sebelumnya, menurut laporan CNN, tim Kampanye Trum telah mengaku sudah mengirim gugatan ke Pengadilan Michigan, panitera Pengadilan Tuntutan Morgan Adams mengatakan bahwa pihaknya belum menerima pengajuan tersebut. Pengajuan penghentian penghitungan ini sebelumnya diawali dengan ide kubu Trump untuk meminta penghitungan ulang di negara bagian Wisconsin.
"Ada laporan pelanggaran di beberapa daerah di negara bagian Wisconsin yang menimbulkan keraguan serius tentang keabsahan hasil," kata manajer kampanye Donald Trump, Bill Stepien.
Sementara itu, massa pendukung Trump telah berkumpul di luar kantor panitia penghitungan suara oleh KPU setempat di TCF Center, kota Detroit, Michigan menyerukan penghentian penghitungan suara Pilpres. Dilansir Newsweek, massa Republikan itu berkumpul di sana setelah Manajer Kampanye Trump, Bill Stepien merilis pernyataan bahwa pihaknya akan melayangkan gugatan kepada Pengadilan Michigan untuk menghentikan penghitunan suara.
Bahkan video para demonstran yang berkumpul tersebut telah beredar di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat para polisi berjaga di luar TCF Center mencegah massa Republikan merangsek ke dalam TPU.
(wk/nidy)