Penembakan Terjadi di Nevada Saat Pilpres AS, 4 Warga Tewas
Dunia

Pihak kepolisian kota Henderson, Nevada, menyebut empat orang tewas dalam insiden ini, termasuk salah satu tersangka. Sementara korban ke-5 telah dilarikan ke rumah sakit.

WowKeren - Sebanyak empat orang tewas dalam penembakan di kota Henderson, Nevada, Amerika Serikat, pada Rabu (4/11), di sela-sela hiruk pikuk pilpres AS 2020. Aparat kepolisian setempat menyatakan bahwa tersangka berhasil ditembak mati.

Kepala Kepolisian Henderson, Jason Kuzik, mengatakan aksi penembakan itu diketahui setelah seseorang di kompleks apartemen Henderson menghubungi polisi sekitar pukul 11.00 waktu setempat.

Dilansir dari CNN, saksi melaporkan mendengar suara tembakan dan melihat seseorang dengan kemungkinan luka tembak di ambang pintu. "Polisi tiba, melihat dua orang dengan luka tembak, dan juga kemungkinan tersangka di dalam mobil yang diparkir di dekatnya," kata Kuzik.

Tanpa menjelaskan lebih lanjut, Kuzik menambahkan petugas kemudian datang ke lokasi kejadian, dan insiden itu berakhir dengan petugas menembak mati orang yang diduga pelaku. Kuzik tidak mengatakan mengapa petugas tersebut percaya bahwa orang di dalam mobil kemungkinan adalah tersangka.


Pada akhirnya, empat orang tewas, termasuk salah satu kemungkinan tersangka dan korban ke-5 telah dilarikan ke rumah sakit dengan kondisi yang tidak diketahui.

Di sisi lain, perhitungan sementara suara elektoral pemilihan presiden AS menempatkan capres dari Partai Demokrat, Joe Biden, lebih unggul dibandingkan pesaingnya dari Partai Republik, Donald Trump.

Hingga saat ini, penghitungan masih berlangsung. Sejauh ini hasil pemungutan suara sudah diumumkan di sejumlah negara bagian. Suara elektoral Biden masih lebih tinggi dibandingkan Trump. Joe Biden meraup 264 suara elektoral, sementara Trump mengantongi 214 suara elektoral.

Pemenang pemilu ditentukan melalui sistem yang disebut electoral college. Masing-masing dari 50 negara bagian, ditambah Washington DC, diberi jumlah suara elektoral dengan total 538 suara. Negara bagian yang lebih padat mendapatkan lebih banyak suara dari perguruan tinggi elektoral daripada yang lebih kecil.

Seorang kandidat harus memenangkan 270 suara elektoral (50 persen plus satu) untuk memenangkan pemilihan. Di setiap negara bagian kecuali dua, Maine dan Nebraska, kandidat yang mendapatkan suara terbanyak memenangkan semua suara dari electoral college pemilihan negara bagian.

(wk/luth)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait