Selama dua pekan terakhir angka kasus harian di AS melonjak hingga 45 persen. Menurut John Hopkins University, rata-rata kasus harian dalam sepekan ini mencapai 86.352 kasus.
- Luthfiatun Nisa
- Kamis, 05 November 2020 - 15:31 WIB
WowKeren - Amerika Serikat menembus rekor baru kasus Covid-19 dengan rata-rata kasus harian mencapai 86 ribu per hari. Rekor ini terjadi di tengah panasnya pertarungan pemilihan presiden antara Donald Trump dari Partai Republik dan Joe Biden dari Partai Demokrat.
Dilansir dari CNN, selama dua pekan terakhir angka kasus harian di AS melonjak hingga 45 persen. Menurut John Hopkins University, rata-rata kasus harian dalam sepekan ini mencapai 86.352 kasus.
Bersamaan dengan itu, angka kasus meninggal juga naik 15 persen. Dalam sepekan terakhir rata-rata kasus meninggal per hari mencapai 864 orang. Menjadikan akumulasi kasus meninggal di angka 239.829 orang.
Pada Kamis (5/11), akumulasi kasus positif di AS tercatat ada 9.801.355 kasus. Yang sudah dinyatakan sembuh ada 6.292.019 kasus. Sedangkan kasus aktif lebih dari 3.2 juta jiwa.
Jumlah pasien rumah sakit di negara bagian Missouri, Nebraska dan Oklahoma dilaporkan menembus rekor. Pada Rabu (4/11), Texas yang mencatat 9.048 kasus baru dan 126 kasus meninggal. Sepertiga dari kasus di Texas berasal dari Kota El Paso. Seorang pejabat kesehatan di sana memprediksi kemampuan kapasitas rumah sakit sudah diambang batas.
Menurut Direktur Eksekutif Institute for Global Health di Fakultas Kedokteran, Northwestern University, Roberth Murphy, peningkatan kasus ini akan berdampak besar pada situasi AS dalam waktu dekat. Terlebih jika pemerintah tidak mengubah pendekatannya dalam penanggulangan pandemi.
Jajak pendapat menemukan bahwa krisis kesehatan dan ekonomi merupakan dua isu yang paling diminati masyarakat AS. Dan kedua pasangan pilpres memiliki pandangan yang jauh berbeda terkait isu tersebut.
Hingga kini, AS masih menempati posisi negara dengan kasus terbanyak di dunia. Disusul India dengan 8,3 juta kasus, Brasil dengan 5,5 juta kasus dan Rusia dengan 1,6 juta kasus.
Namun, di tengah lonjakan kasus Covid-19, AS sendiri masih disibukkan dengan gelaran pemilu. Hingga saat ini, penghitungan masih berlangsung. Sejauh ini hasil pemungutan suara sudah diumumkan di sejumlah negara bagian. Suara elektoral Biden masih lebih tinggi dibandingkan Trump. Joe Biden meraup 264 suara elektoral, sementara Trump mengantongi 214 suara elektoral.
Pemenang pemilu ditentukan melalui sistem yang disebut electoral college. Masing-masing dari 50 negara bagian, ditambah Washington DC, diberi jumlah suara elektoral dengan total 538 suara. Negara bagian yang lebih padat mendapatkan lebih banyak suara dari perguruan tinggi elektoral daripada yang lebih kecil.
Seorang kandidat harus memenangkan 270 suara elektoral (50 persen plus satu) untuk memenangkan pemilihan. Di setiap negara bagian kecuali dua, Maine dan Nebraska, kandidat yang mendapatkan suara terbanyak memenangkan semua suara dari electoral college pemilihan negara bagian.
(wk/luth)