WHO Tegaskan Tak Setuju Jika Vaksin Diwajibkan
Reuters
Dunia

Kendati demikian, tidak menutup kemungkinan jika untuk profesi tertentu, misalnya tenaga medis di rumah sakit, memang sangat diperlukan untuk melakukan vaksinasi ini.

WowKeren - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan jika meyakinkan orang terkait pentingnya vaksin akan lebih efektif dibanding mewajibkan vaksinasi. Kendati demikian, hal itu memang bergantung pada kebijakan masing-masing negara.

Setiap pemimpin negara memiliki cara tersendiri bagaimana mengkampanyekan cara-cara untuk melawan pandemi virus corona. Yang jelas, WHO tidak sepakat dengan cara yang mewajibkan vaksinasi. Belajar dari pengalaman masa lalu, memaksa orang untuk mau divaksin justru akan memicu perlawanan.

"Saya tidak berpikir bahwa mewajibkan adalah arah yang harus ditempuh di sini," kata Kate O'Brien, Direktur Departemen Imunisasi WHO pada Senin (7/11). "Terutama untuk vaksin ini."

Sebaiknya, orang-orang didorong untuk mau divaksin, bukan mewajibkannya. Ia berharap tidak ada negara di dunia yang memaksa atau mewajibkan warganya untuk mau divaksinasi.

"Akan jauh lebih baik jika kita benar-benar mendorong dan memfasilitasi vaksinasi tanpa persyaratan seperti itu," lanjut Kate. "Saya tidak berharap ada negara mana pun yang mewajibkan vaksinasi.


Kendati demikian, tidak menutup kemungkinan jika untuk profesi tertentu, misalnya tenaga medis di rumah sakit, memang sangat diperlukan untuk melakukan vaksinasi ini. Hal ini demi keselamatan si pasien maupun staf medis itu sendiri.

WHO pun mengakui jika tidak akan menjadi hal yang mudah untuk meyakinkan masyarakat agar mau divaksin. Upaya ini sarat akan tantangan. Hal senada pun juga disampaikan oleh Direktur Darurat Organisasi Michael Ryan.

Michael mengakui jika keberhasilan pembuatan vaksin adalah berita yang bagus. Ini menunjukkan kemenangan manusia dalam melawan musuh seperti virus. Kendati demikian, ia menyebut perlu usaha untuk meyakinkan orang-orang terkait vaksin ini.

"Vaksin adalah kabar gembira. Ini menjadi kemenangan atas usaha manusia terhadap musuh berupa mikroba," ujarnya. "Kami perlu meyakinkan orang-orang dan kami perlu membujuk mereka."

Menurutnya, akan lebih baik jika mengedukasi orang-orang sehingga mereka bisa mengambil keputusan tanpa dasar paksaan. "Akan lebih baik menyajikan data kepada orang-orang mengenai manfaat vaksin dan membiarkan mereka mengambil keputusan sendiri."

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait