Christopher Nolan Kritik Keputusan Warner Bros yang Rilis Film di Layanan Streaming HBO Max
Getty Images
Film

Warner Bros. Pictures sebelumnya memang mengumumkan mereka akan merilis 17 film di layanan streaming HBO Max bersamaan dengan perilisan di bioskop pada tahun depan.

WowKeren - Pandemi virus corona (Covid-19) memang membuat sejumlah rumah produksi memilih untuk merilis proyek film mereka secara streaming. Selain karena mayoritas bioskop ditutup akibat adanya pembatasan sosial, belakangan ini layanan streaming juga tengah menjadi primadona di kalangan penikmat film.

Namun, sutradara kondang Christopher Nolan rupanya mengkritik keras ide tersebut. Sutradara "Tenet" itu bahkan secara terbuka mencela ide Warner Bros untuk merilis film sepanjang 2021 dalam layanan streaming HBO Max. Nolan sendiri selama ini memang dikenal sebagai sineas pendukung utama perilisan di bioskop.

Pernyataan itu diungkapkan ketika Nolan ditanya tanggapannya oleh sejumlah wartawan dalam sesi peluncuran DVD dari film garapannya, "Tenet". Sejumlah media menanyakan tanggapan Nolan soal ide Warner Bros tersebut.

"Sejumlah sineas terbesar di industri dan sebagian bintang film terpenting pergi tidur memimpikan bekerja untuk film studio terbaik, dan bangun mengetahui bahwa mereka bekerja untuk layanan streaming terburuk," sindir Nolan, sebagaimana dilansir dari Variety.

Diektahui, Warner Bros. Pictures sebelumnya memang mengumumkan mereka akan merilis 17 film di layanan streaming HBO Max bersamaan dengan perilisan di bioskop pada tahun depan.

Warner Bros akan melakukan perilisan seperti itu pertama kali pada film "Wonder Woman 1984". Film itu dijadwalkan rilis di kawasan Amerika Serikat (AS) dan Kanada pada tanggal 25 Desember mendatang, bersamaan dengan perilisan di HBO Max.


Warner Bros sebelumnya merilis film teranyar Christopher Nolan, "Tenet", di bioskop pada Agustus lalu ketika dunia masih disapu pandemi. Sejumlah sumber industri film menilai keputusan itu amat terburu-buru, terlebih pasar bioskop terbesar seperti New York City dan Los Angeles masih tutup.

Hasilnya, film "Tenet" hanya mampu menghasilkan box office global sebesar USD 360 juta. Angka itu 32 persen lebih rendah dari perolehan film Nolan sebelumnya, "Dunkirk", yang dirilis pada 2017.

Disebutkan bahwa sejumlah kepala distribusi film mengatakan bahwa bila pihak studio dan Nolan tidak ngotot merilis film "Tenet" pada Agustus lalu, mungkin ide Warner Bros soal penayangan di HBO Max ini tak akan muncul.

Kendati demikian, Nolan mengatakan pihak studio tak memberitahukan ide itu sebelumnya kepada sineas dan aktor. "Film-film 2021 itu sejatinya untuk penonton di luar sana yang lebih luas. Dan kini mereka jadi pengganjal kerugian layanan streaming, layanan streaming kemarin sore, tanpa konsultasi apapun," lanjutnya.

"Jadi, ada banyak kontroversi. Ini sangat, sangat, sangat kacau. Sungguh itu sebuah pancingan dan pengalihan. Ya, ini bukan cara kalian memperlakukan sineas dan bintang yang, orang-orang ini telah memberikan banyak hal untuk proyek ini," imbuhnya lagi.

"Mereka layak ditanya dulu dan berbicara tentang apa yang sebenarnya terjadi dengan karya mereka," pungkas Christopher Nolan.

(wk/luth)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!