Ray Fisher 'Cyborg' Beber Alasan Dipecat dari 'The Flash'
Warner Bros. Pictures
Film

Fisher mengaku bahwa musim panas lalu, ia ditawari kesempatan untuk mengulangi perannya sebagai cameo di 'The Flash'. Akan tetapi, terjadi kendala hingga akhirnya ia diberhentikan.

WowKeren - Aktor Ray Fisher menulis sebuah keterangan panjang kepada para penggemar untuk mengonfirmasikan bahwa karakternya, Cyborg, sebenarnya sudah ada di naskah film "The Flash". Namun, ia diberhentikan setelah berkonflik dengan petinggi DC Comics.

Fisher mengaku bahwa musim panas lalu, ia ditawari kesempatan untuk mengulangi perannya sebagai cameo di "The Flash". Akan tetapi, sejak itu ia cekcok dengan eksekutif studio Warner Bros yang mengembangkan film DC Comics.

Perselisihan terjadi lantaran Fisher menuduh sutradara Joss Whedon melakukan pelanggaran di set "Justice League" pada 2017 dengan perilakunya yang kasar, kejam, tidak profesional, dan tidak dapat diterima. Fisher tak memberi keterangan lebih rinci tentang bentuk perlakuan yang dimaksud.

Whedon mengarahkan film tersebut setelah Zack Snyder mundur karena masalah keluarga. Investigasi internal telah diluncurkan, tetapi Fisher menolak untuk bekerja sama. Bulan lalu, tepatnya 20 Desember 2020, Fisher mengecam Presiden DC Films, Walter Hamada.

Fisher menyebutnya sebagai pendukung yang paling berbahaya. Fisher paham konsekuensinya adalah dia tidak dipekerjakan lagi oleh perusahaan tersebut dan akan tidak terlibat dalam Justice League.


Dalam pernyataan kepada penggemarnya, Fisher mengatakan bahwa dia memang kesal karena tidak dapat mengulangi perannya dalam film tersebut. Namun, Fisher menyebut tindakan Walter Hamada ini akan terlihat jauh lebih penting dalam kontribusi dunia film.

Hamada membuat klaim baru atas campur tangannya di penyelidikan internal, termasuk tuduhan bahwa dia mencoba melindungi mantan wakil presidennya Geoff Johns dari tuduhan pelanggaran. Dengan perilakunya itu, Fisher mengatakan, Walter Hamada tidak layak dalam posisi kepemimpinan.

"Saya bersedia, pada titik mana pun, untuk tunduk pada tes poligraf dalam mendukung tuduhan saya terhadapnya. Saya tidak tahu berapa banyak contoh pelecehan di tempat kerja, yang telah dicoba untuk ditutupinya di masa lalu. Tapi semoga penyelidikan Justice League akan menjadi yang terakhir," ungkap Fisher.

"Dan jika saya kehilangan peran sebagai Cyborg menjadi ganjaran untuk membantu membawa kesadaran dan akuntabilitas atas tindakan Walter Hamada, saya bersedia menanggungnya dengan senang hati," lanjutnya.

Sementara itu, hingga kini baik Hamada, Warner Bros, maupun DC Films belum menanggapi tuduhan Fisher.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts