Tak Tiru DKI-Jateng, Surabaya Pilih Tutup 3 Ruas Jalan Utama Ini Demi Kendalikan COVID-19
Nasional
PSBB Corona

Plt Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana memastikan tidak ada lockdown atau gerakan di rumah saja demi menanggulangi penyebaran COVID-19, namun begini strateginya.

WowKeren - DKI Jakarta beberapa waktu belakangan menjadi sorotan dengan rencana penerapan lockdown akhir pekan demi mengendalikan wabah COVID-19, meski akhirnya dimentahkan oleh Gubernur Anies Baswedan. Begitu pula dengan Jawa Tengah yang mengusulkan gerakan "Jateng di Rumah Saja" pada akhir pekan ini.

Namun berbeda dengan kedua wilayah tersebut, Kota Surabaya ternyata punya jurus jitu tersendiri untuk mengendalikan pandemi COVID-19. Disampaikan Pelaksana Tugas Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana, alih-alih lockdown, pemerintah setempat akan memperketat area yang menjadi titik kerumunan.

"Tidak lockdown, tapi kita memperketat yang memunculkan kerumunan-kerumunan berdasarkan evaluasi kita. Jawa Timur juga tidak menerapkan lockdown 2 hari atau gerakan di rumah saja 2 hari. Kita akan lebih perketat juga berdasarkan evaluasi-evaluasi," tutur Whisnu, Jumat (5/2).

Karena itulah, Surabaya memilih untuk melakukan penutupan di sejumlah ruas jalan utama Surabaya demi meminimalisir kemungkinan adanya kerumunan. Bila sebelumnya hanya Jalan Darmo dan Tunjungan yang menjadi sasaran, kini ternyata Jalan Mayjend Sungkono juga akan dikenakan peraturan serupa.

"Tapi tetap antisipasi itu kebijakan masing-masing di wilayah," jelas Whisnu, dilansir dari Detik News, Sabtu (6/2). "Surabaya juga akan kita perketat, seperti penutupan ruas jalan. Semula hanya di Jalan Darmo dan Tunjungan, akan kita perluas di Jalan Mayjend Sungkono sejak jam 20.00."


Melansir Berita Jatim, Polrestabes Surabaya telah menetapkan jam-jam penutupan ruas jalan tersebut. Seperti disampaikan Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Teddy Candra, Jalan Darmo dan Tunjungan akan ditutup setiap hari.

Selama hari kerja, Jalan Darmo dan Tunjungan ditutup mulai pukul 22.00 WIB sampai 05.00 WIB. Sedangkan pada akhir pekan alias Jumat dan Sabtu malam, penutupan Jalan Darmo dan Tunjungan dimulai 20.00 WIB hingga 08.00 WIB.

"Penutupan ini sampai akhir PPKM," tegas Teddy. Selain itu, ruas jalan lain yang juga ditutup selama PPKM adalah Jalan Mayjend Sungkono yang memang selalu padat dilalui kendaraan karena menyambungkan daerah Surabaya Barat dengan pusat kota.

"Selanjutnya ada lagi ruas Jalan di Mayjen Sungkono, itu weekend saja kita tutup. Untuk jamnya 10 malam sampai jam 8 pagi. Tadi sudah rapat sama Kadishub, Satpol PP, Camat kemudian Kapolsek tadi," ujar Teddy.

Jadi, arek Suroboyo, tahan dulu keinginan jalan-jalan saat malam Minggu ya?

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts