Terobos Area Ring-1 Istana Hingga Ditendang Paspampres, Anggota Rombongan Pemotor Minta Maaf
wikimedia.org/Adisurahman
SerbaSerbi

Asisten Intelijen Paspampres Letkol Inf. Wisnu Herlambang pun menjelaskan bahwa tindakan Paspampres tersebut telah sesuai aturan karena pemotor menerobos area VVIP di sekitar Istana Kepresidenan.

WowKeren - Media sosial sempat dikejutkan oleh video rombongan pemotor yang menerobos kawasan Ring 1 di sekitar Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat. Rombongan tersebut diberhentikan dan bahkan sempat ditendang oleh Paspampres sebagai bentuk pengamanan instalasi VVIP.

Rombongan tersebut diduga tengah melakukan sunmori (sunday morning ride) pada Minggu (21/2) pagi lalu kala insiden tersebut terjadi. Asisten Intelijen Paspampres Letkol Inf. Wisnu Herlambang pun menjelaskan bahwa tindakan Paspampres tersebut telah sesuai aturan karena para pengendara menerobos area VVIP di sekitar Istana Kepresidenan.

Kekinian, salah satu pengendara dalam rombongan tersebut menyampaikan permintaan maaf di media sosial. Lewat akun Instagram @jetliwandana2, ia menyampaikan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Paspampres terkait insiden tersebut. Ia juga menjelaskan bahwa pihaknya akan memberikan klarifikasi kepada media pada Senin (1/3) pekan depan.

"Gaess untuk kejadian kemaren di lingkungan istana negara, gw udah koordinasi dam beritikad baik untuk mediasi dengan pihak paspampres dan sudah disambut baik," tulisnya di Instagram pada Sabtu (27/2) hari ini. "Gw dan teman2 akan klarifikasi dan mengajukan permohonan maaf di depan media nasional Senin nanti. Doakan semuanya lancar, mohon dukungan temen2 semua."


Sebelumnya, pemilik akun tersebut juga sempat mengunggah foto hitam dengan permintaan maaf di kolom caption. "Saya atas nama pribadi meminta maaf kepada instansi2 terkait atas kejadian di Jl Veteran 3, saya menyesal dan untuk kedepanya tidak akan mengulangi hal tersebut," tulisnya.

Di sisi lain, rombongan pemotor yang viral ini sempat dicari oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya untuk dimintai klarifikasi. "Iya, kita akan cari identitasnya. Selanjutnya kita akan klarifikasi terkait peristiwa tersebut," terang Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar pada Jumat (26/2).

Menurut Fahri, Polda Metro Jaya tak melarang kegiatan sunmori asal tetap mematuhi peraturan lalu lintas yang ada. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya ke depan akan meningkatkan patroli di area Ring 1 sehingga kejadi yang sama tak terulang kembali. "Iya tindakan preemtif dan preventif akan kita tingkatkan," pungkas Fahri.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts