Sri Mulyani Sarankan Masyarakat Beli Mobil Sekarang, Ini Alasannya
Instagram/smindrawati
Nasional

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyarankan agar masyarakat yang ingin membeli mobil untuk segera melakukannya sekarang. Begini penjelasan Sri Mulyani.

WowKeren - Menteri Keungan Sri Mulyani menyarankan masyarakat yang ingin membeli mobil untuk segera melakukannya sekarang. Saran ini diberikan Sri Mulyani lantaran pemerintah menanggung Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) terhadap pembelian mobil per 1 Maret 2021.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 20 Tahun 2021 tentang Pajak Penjualan Atas Barang Mewah Atas Penyerahan Barang Kena Pajak Yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor Tertentu Yang Ditanggung Pemerintah Tahun Anggaran 2021. Adapun kebijakan tersebut berlaku sejak Maret hingga Mei 2021.

"100 persen PPnBM-nya tidak perlu dibayar. Itu berlaku sampai Mei," ungkap Sri Mulyani dalam konferensi pers pada Senin (1/3). "Jadi kalau mau beli mobil ya sebaiknya sekarang sampai Mei karena PPnBM-nya ditanggung pemerintah."


Adapun diskon PPnBM tetap berlaku hingga akhir tahun 2021 ini, hanya besarannya saja yang akan dikurangi. Jika pemerintah menanggung 100 persen PPnBM pada Maret-Mei 2021, diskon PPnBM yang akan diberikan pada periode Juni-Agustus 2021 berkurang jadi 50 persen. Sedangkan pada September-Desember 2021 diskon PPnBM turun lagi jadi 25 persen.

Diskon PPnBM ini berlaku untuk kendaraan bermotor sedan atau station wagon dengan motor bakar cetus api atau nyala kompresi (diesel atau semi diesel) dengan kapasitas isi silinder sampai dengan 1.500 cc. Selain itu, diskon ini juga berlaku bagi kendaraan bermotor untuk pengangkutan kurang dari 10 orang termasuk pengemudi selain sedan atau station wagon, dengan motor bakar cetus api atau nyala kompresi (diesel atau semi diesel) dengan sistem 1 gardan penggerak (4x2) dengan kapasitas isi silinder sampai dengan 1.500 cc.

Menurut Sri Mulyani, diskon PPnBM hanya berlaku untuk kategori mobil tersebut karena itu merupakan jenis mobil yang digunakan oleh kelompok masyarakat menengah. Kelompok masyarakat itulah yang dinilai perlu untuk didorong konsumsinya.

"Konsumsi rumah tangga yang perlu didorong ini termasuk mengoptimalkan daya beli masyarakat kelompok menengah," papar Sri Mulyani. "Dorongan itu perlu karena perubahan saldo simpanan menunjukkan kelompok yang memiliki dana besar meningkat dan dana kecil menurun. Itu berarti mereka punya saldo tapi tidak melakukan aktivitas."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts