AHY Nilai Moeldoko Tak Ksatria Buntut Jadi Ketum Demokrat di KLB 'Dagelan', Minta Ini ke Jokowi
Instagram/pdemokrat
Nasional
Isu Kudeta Partai Demokrat

AHY menegaskan posisinya sebagai Ketum Demokrat yang sah, sekaligus menyayangkan keterlibatan KSP Moeldoko yang juga terpilih menjadi Ketum Demokrat versi KLB Sumut.

WowKeren - Agus Harimurti Yudhoyono "memberontak" buntut gelaran Kongres Luar Biasa di Deli Serdang, Sumatera Utara. Lewat konferensi pers yang ditayangkan di channel YouTube-nya, AHY menegaskan posisinya sebagai Ketua Umum Partai Demokrat yang sah.

"KLB ini, ya bisa dikatakan dagelan," tegas AHY, Jumat (5/3). "Saya, Agus Harimurti Yudhoyono, AHY, adalah Ketua Umum Partai Demokrat yang sah dan legitimate."

Pada kesempatan itu, AHY juga menyinggung perihal keterlibatan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Diketahui Moeldoko telah menerima usai terpilih menjadi Ketum Demokrat 2021/2026 versi KLB Sumut. Padahal, tutur AHY, selama ini Moeldoko selalu mengelak atas keterlibatannya.

"Kini sudah terang-benderang," ujar AHY, merujuk pada kesediaan Moeldoko menjadi Ketum Demokrat versi KLB Sumut. "Tentu apa yang disampaikan oleh KSP Moeldoko tadi meruntuhkan seluruh pernyataan yang telah diucapkan sebelumnya."


Sebelumnya Moeldoko memang menegaskan dirinya yang tidak ikut serta dalam kemelut "kudeta" Demokrat. Ia bahkan sempat mengancam akan melawan balik karena merasa ditekan walau menegaskan kudeta tersebut adalah isu internal Demokrat.

"Yang ia sampaikan selama ini ia pungkiri sendiri. Lewat kesediaannya menjadi Ketua Umum Partai Demokrat 'abal-abal', versi KLB ilegal," kata AHY. "Maka artinya, memang sejak awal motif dan keterlibatan KSP Moeldoko ya tidak berubah. Yaitu ingin mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat yang sah dengan cara inkonstitusional."

"Bagi kami, sikap dan perilaku tersebut bukanlah sikap dan perilaku yang ksatria. Bukan juga sikap yang bisa dijadikan contoh yang baik," imbuhnya.

Karena itulah, ia kemudian meminta kepada Presiden Joko Widodo dan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly untuk tidak mengesahkan hasil KLB Sumut. "Saya minta dengan hormat, untuk tidak memberikan pengesahan dan legitimasi kepada KLB ilegal yang jelas-jelas melawan hukum tadi," ujar AHY.

AHY juga menegaskan tim hukum Demokrat siap untuk melaporkan semua aktor yang terlibat dalam terselenggaranya KLB Sumut tadi. "Kami yakinkan, bahwa itu semua akan kami hadapi dan kami lawan," pungkas AHY.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts