Evelin Nada Anjani Pernah Diremehkan Saat Tinggal Di Jepang, Ditimpuk Batu Hingga Dipukul Helm
Instagram/evelinnadaanjani
Selebriti

Evelin Nada Anjani menceritakan bagaimana dulu ia pernah diremehkan oleh teman-temannya saat masih tinggal di Jepang. Mulai dari dilempari batu hingga dipukul pakai helm.

WowKeren - Evelin Nada Anjani diketahui pernah menghabiskan masa kecil hingga remajanya di Jepang. Lantas belum lama ini ia mengungkapkan pengalaman bagaimana dulu dirinya sempat diremehkan oleh teman-temannya.

"Aku pernah tinggal di luar negeri dan aku pernah dirasisin, tapi ya aku gak bisa bilang semua orang di negara itu seperti itu, karena ini sifat personal masing-masing, dan belum tentu orang Indonesia tidak pernah melakukan hal itu terhadap orang lain," ungkap Evelin dalam video di channel YouTube miliknya.

"Dulu rasisnya lumayan bikin aku sakit hati, sedih dan terluka, tapi di satu sisi itu bisa buat aku lebih kuat, menjadi pribadi yang gak gampang rendahkan orang lain, karena aku tahu rasanya seperti apa," tambahnya.

Mantan istri Aming tersebut lantas menceritakan bahwa ia mendapatkan perlakukan diremehkan hingga bullying saat usianya masih kecil sekitar umur 10 tahun. Bahkan perlakuan tersebut masih ia dapatkan saat SMP.


Evelin menceritakan bahwa ia pernah dilempari batu oleh temannya. "Aku sering dapat perlakuan diremehin, karena aku belum tahu bahasa juga, belum ada temen juga, keluarga juga jauh. Aku pernah ditimpukin batu," ungkapnya.

"Kulit aku kan agak kecokelatan karena waktu di Indonesia sering main di luar. Aku dapat perlakuan ngelihat aku kesannya gak enak gimana gitu. Terus aku juga dibilang makan pakai tangan, ya kayak gitu-gitu sih, sesuatu yang gak ada di budaya mereka," papar Evelin.

Semula Evelin hanya diam saja saat mendapatkan perlakuan tersebut. Hingga akhirnya ia berani melawan setelah serius mempelajari bahasa Jepang mulai dari tutur kata hingga tulisannya.

"Waktu ditimpuk batu aku diem aja, sampai aku sempet berontak karena ada sekelompok orang yang mukul aku pakai helm, ya aku pukul balik," terang Evelin. "Sampai pada akhirnya aku kuasai bahasa Jepang tulisan dan segala macem, akhirnya aku katain balik, mereka akhirnya baik dan salut sama aku."

Kendati demikian, Evelin pun bisa mengambil hikmah dari kejadian diremehkan oleh teman-temannya itu. Salah satunya adalah kini ia jadi sangat menguasai bahasa Jepang.

"Aku bener-bener mengasah bahasa aku, karena aku gak mau diremehin, aku trauma bener-bener, jadi sampai logatnya pun aku gak mau salah. Aku ambil positifnya ya aku jadi bagus bahasa Jepangnya, sampai semua tulisan aku kuasain," pungkasnya.

(wk/lail)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait