Kapten Vincent Raditya mengunggah curhatan penuh kemarahan di InstaStory. Ia menyindir sang istri, Novita Condro, termakan janji manis sosok pria yang diduga kawan dari Kapten Vincent.
- Ria Susilo Wardhani
- Selasa, 27 April 2021 - 08:47 WIB
WowKeren - Kapten Vincent Raditya dan Novita Condro biasanya selalu terlihat mesra di sosial media. Namun, pasangan yang sudah dikaruniai dua anak itu mendadak diterpa isu keretakan rumah tangga.
Baru-baru ini, Kapten Vincent membeberkan sederet fakta di InstaStory. Ia menyindir istrinya direbut pebinor (perebut bini orang) yang tak lain adalah kawannya sendiri.
"Awas, zaman seakrang itu bukan kebanyakan pelakor. Sekarang sudah naik level jadi pebinor, laki brondong penggoda istri orang. Awas. Mau adu status nanti malah keluar video. Pengalamn mengatakan: satu kali pelakor akan selalu pelakor dan akan terjadi lagi suatu hari," tutur Vincent di InstaStory. "Hati-hati ya, foto bertiga kadang bisa teman makan teman loh."
Lewat InstaStory, Vincent juga menyindir kalau pria brondong itu adalah pemakan janda. Ia malah sangsi jika pria tersebut memang serius ingin menikahi Novita.
"Hehehe menurut u playboy cap kapak ini akan nikahi u ya? Ini kan pemakan janda, anak, single. Oh iya lupa ya istri orang juga," sindir Vincent. "Kamu cuma kena maninsya doank."
Vincent juga membocorkan sekilas soal sosok pria yang ia tuding sebagai pebinor. "Jadi buat anak-anak di club mobil, lesson learn, hati-hati sama crocodile 1 ini. dia bisa terkam istri u nanti. Gpp kalau mau diambil, i rela kok," seru Vincent penuh kemarahan.
Sementara itu, ini bukan kali pertama Kapten Vincent diterpa isu orang ketiga. Tahun 2019, Kapten Vincent juga disentil netter karena menceraikan istri pertama, Acni, diduga karena Novita Condro. Namun, Kapten Vincent justru menyangkal isu tersebut.
"Padahal yang diomongkan banyak yang tidak benar surat pisah ditandatangani 16 Juli 2017," ujar Kapten Vincent. "Saya memilih diam dulu walaupun tahu siapa dibalik semua ini. Biarlah orang menjatuhkan saya dan istri saya. Kami tidak terpengaruh semoga Tuhan memberi hidayah."
(wk/riaw)