Zack Snyder Tersiksa dengan Perlakuan Warner Bros Selama Pengerjaan 'Justice League'
Film

Yang selalu menjadi masalah utamanya adalah bahwa Warner Bros ingin meniru kesuksesan MCU, sementara Zack Snyder tertarik dengan DC Comics yang lebih gelap.

WowKeren - Dalam wawancara baru-baru ini dengan Uproxx, Zack Snyder berbicara mengenai pembuatan "Justice League". Ia mengungkapkan bahwa ketika Warner memberinya lampu hijau untuk menyelesaikan Snyder Cut tahun lalu, dia masih merasa tersiksa oleh perlakuan mereka.

"Sangat menyenangkan mengerjakan 'Justice League' versi Snyder's Cut dan itu menyenangkan. Tapi Warner Bros. masih menyiksa saya sepanjang waktu untuk alasan apa pun, mereka tidak bisa menahannya. Aku tidak tahu mengapa rasanya seperti saya menyebalkan di mata mereka."

"Jika Anda melihat lebih jauh apa yang terjadi dengan Warner Bros., itu bukan situasi normal. Ini situasi aneh yang hanya bisa terjadi satu kali dalam satu generasi!" ujarnya menjelaskan. "Saya baru saja mendapatkan pengalaman yang luar biasa dengan Netflix dan kami memiliki kemitraan yang hebat dan pengalaman yang sangat luar biasa. Jadi satu-satunya hal yang ingin saya katakan adalah bahwa ini adalah situasi yang tidak biasa.


Yang selalu menjadi masalah utamanya adalah bahwa Warner ingin meniru kesuksesan MCU, sementara Zack Snyder tertarik dengan DC Comics yang lebih gelap, dan membayangkan lima film arc yang akan mendorong DCEU ke arah baru yang drastis. Pendekatan Snyder menghasilkan film yang sangat memecah kritik dan penonton umum. Lalu Warner seakan memancing di air keruh dengan membawa Joss Whedon untuk secara drastis mengubah "Justice League" setelah Snyder harus meninggalkan proyek pada tahun 2017 menyusul tragedi keluarga.

Film buatan Whedon menuai sorotan dan ia disebut telah terlibat dalam tindakan kasar di belakang layar. Snyder selanjutnya menjelaskan bahwa meskipun dia tidak ingin merusak hubungannya dengan Warner, perilaku mereka terhadap film-filmnya dan waktu yang dia investasikan di DCEU perlu diberitahukan.

"Saya juga tidak ingin mendapat masalah, tapi saya tidak akan duduk di sini dan membiarkan mereka bertindak seperti itu," tambahnya. "Merekalah yang agresif, bukan saya. Saya tidak melakukan apa pun."

Meski begitu ia sangat menikmati tugasnya untuk mengerjakan "Justice League". "Saya sangat senang untuk bisa menyelesaikannya," paparnya.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts