India Perlu Tambahan 11 Miliar Dolar AS Sediakan Vaksin dan Makanan Gratis untuk Warga
AP Photo/Pat Nabong
Dunia
Pandemi Virus Corona

Pada Senin (7/6), Perdana Menteri Narendra Modi mengatakan jika negara berpenduduk terbesar kedua tersebut akan memberikan vaksin kepada semua orang dewasa.

WowKeren - India memerlukan tambahan anggaran sebesar 11 miliar dolar AS untuk menyediakan vaksin dan makanan bagi jutaan penduduknya yang terpukul pandemi. Hal tersebut sebagaimana dilaporkan oleh Bloomberg pada hari Selasa (8/6).

Pemerintah setempat mengatakan akan mengalokasikan 700 miliar rupee tambahan untuk menyediakan makanan hingga November bagi orang miskin dan kelompok lain yang memenuhi syarat. Terkait penyediaan vaksin gratis, hal itu sebelumnya sudah disampaikan oleh Perdana Menteri Narendra Modi.

Pada Senin (7/6), Narendra Modi mengatakan negara berpenduduk terbesar kedua tersebut akan memberikan vaksin kepada semua orang dewasa. Tindakan itu diambil sebagai upaya untuk mengendalikan pandemi yang telah menewaskan ratusan ribu orang dan menyebabkan penghitungan infeksi tertinggi kedua di dunia.


Pengumuman Modi di televisi nasional muncul setelah kritik selama berminggu-minggu terhadap peluncuran vaksin yang ceroboh yang hanya mencakup kurang dari 5 persen dari perkiraan populasi orang dewasa India yang berjumlah 950 juta. Pakar kesehatan telah memperingatkan bahwa vaksinasi adalah satu-satunya cara untuk melindungi kehidupan dari gelombang ketiga infeksi setelah lonjakan pada April-Mei lalu.

Modi mengatakan pemerintah federal akan mengambil alih program vaksinasi dari negara bagian mulai 21 Juni. "Baik itu masyarakat miskin, kelas menengah ke bawah, kelas menengah, atau kelas menengah atas, di bawah program pemerintah federal, setiap orang akan mendapatkan vaksin gratis," ujarnya.

Di bawah kebijakan sebelumnya, pemerintah federal memberikan vaksin gratis kepada orang tua dan pekerja garis depan. Sedangkan untuk pemberian dosis dengan biaya kepada orang-orang kelompok usia 18-45 hal itu diserahkan kepada pemerintah negara bagian dan rumah sakit swasta.

India memang beberapa waktu lalu menuai sorotan ketika sistem kesehatan di sana kian melemah imbas diserang pandemi. Namun kekinian, jumlah kasus akhirnya dilaporkan mulai menurun dan sejumlah negara bagian dilaporkan bersiap untuk melonggarkan pembatasan pergerakan.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts