Kemanjuran Vaksin COVID-19 Novavax Asal AS Diklaim Lebih Dari 90 Persen
Unsplash/Hakan Nural
Dunia

Pihak Novavax menyatakan bahwa vaksin berbasis protein tersebut lebih dari 93 persen efektif melawan varian virus corona dominan yang lebih mudah menular.

WowKeren - Vaksin virus corona (COVID-19) buatan perusahaan bioteknologi asal Amerika Serikat (AS), Novavax, disebut memiliki tingkat kemanjuran lebih dari 90 persen. Novavax mengumumkan hal tersebut pada Senin (14/6), berdasarkan hasil uji klinis tahap akhir yang berbasis di AS.

Studi tersebut dilakukan terhadap hampir 30 ribu relawan di AS dan Meksiko. Pihak Novavax menyatakan bahwa vaksin berbasis protein tersebut lebih dari 93 persen efektif melawan varian virus corona dominan yang lebih mudah menular.

Sebagai informasi vaksin berbasis protein adalah pendekatan konvensional yang menggunakan potongan virus yang dimurnikan untuk memacu respons kekebalan. Pendekatan ini juga telah digunakan untuk melawan batuk rejan dan herpes zoster.

Menurut pihak perusahaan, varian virus B117 asal Inggris atau yang sekarang disebut sebagai varian Alpha adalah yang varian paling umum beredar di AS saat uji coba dilakukan. Kepala Penelitian dan Pengembangan Novavax, Dr Gregory Glenn, juga mengungkapkan bahwa varian yang pertama kali ditemukan di Brasil, Afrika Selatan, dan India juga terdeteksi di antara peserta uji coba.


Vaksin Novavax disebut 91 persen efektif di kelompok relawan yang berisiko tinggi terkena infeksi parah dan 100 persen efektif dalam mencegah kasus COVID-19 sedang dan berat. Menurut Dr Glenn, hal tersebut kira-kira 70 persen efektif melawan varian virus yang tidak dapat diidentifikasi Novavax.

"Secara praktis, sangat penting bahwa vaksin dapat melindungi dari virus yang berkeliaran secara liar," ujar Dr Glenn terkait varian COVID-19 baru.

Selain itu, pihak Novavax juga mengklaim bahwa vaksin COVID-19 buatannya secara umum dapat ditoleransi dengan baik. Sejumlah efek samping yang dapat timbul antara lain sakit kepala, kelelahan, nyeri otot dan umumnya ringan. Hanya ada sejumlah kecil peserta yang mengalami efek samping yang terbilang parah.

Pihak perusahaan menyatakan bahwa Novavax sudah on track atau sesuai dengan jalur untuk memproduksi 100 juta dosis vaksin per bulan pada akhir kuartal ketiga 2021, dan 150 juta dosis vaksin per bulan pada kuartal keempat 2021. Sementara itu, Kepala Eksekutif Stanley Erck mengatakan kepada CNBC bahwa ada kemungkinan pemerintah AS bisa menyumbangkan 110 juta dosis vaksin Novavax kepada program Covax yang menyediakan vaksin COVID-19 ke negara- negara yang lebih miskin.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts