Bantah Lakukan Bullying, Pihak Chrissy Teigen Klaim Bukti Chat Michael Costello Palsu
Instagram/chrissyteigen
Selebriti

Tim Chrissy Teigen menanggapi klaim Michael Costello baru-baru ini tentang dugaan perundungan siber. Mereka mencatat bahwa tangkapan layar menunjukkan bahwa itu telah diubah dengan cara tertentu.

WowKeren - Tim Chrissy Teigen menanggapi klaim Michael Costello baru-baru ini tentang dugaan perundungan siber. Dalam sebuah artikel yang diterbitkan oleh Business Insider pada Kamis (17/6) Juni, perwakilan Teigen mengatakan bahwa pesan langsung Instagram yang dibagikan oleh Costello pada 14 Juni, yang menuduh Teigen melakukan cyberbullying terhadap sang desainer pada tahun 2014, adalah palsu.

Outlet tersebut mencatat bahwa tangkapan layar menunjukkan inkonsistensi yang mungkin menunjukkan bahwa mereka telah diubah dengan cara tertentu. Menurut outlet media People, contoh dugaan inkonsistensi termasuk tanda centang terverifikasi yang hilang di sebelah nama Teigen, yang menunjukkan bahwa tangkapan layar diambil pada tahun 2014, sebelum program verifikasi Instagram diluncurkan.

Namun kabarnya, tangkapan layar yang sama menampilkan pesan berwarna ungu dan biru, yang merupakan desain terbaru yang ditambahkan oleh platform media sosial tahun lalu. Selain itu, tangkapan layar yang diduga juga dilaporkan menunjukkan ikon obrolan video, yang merupakan fitur yang memulai debutnya di Instagram pada tahun 2018. Ditambah lagi, menurut Business Insider, teks tersebut juga diduga muncul di samping foto profil yang telah diubah Teigen paling lambat 2016.

Dalam sebuah pernyataan kepada E! News, perwakilan Costello telah membantah tuduhan tersebut, dengan menyatakan, "Fakta bahwa tim Chrissy Teigen berusaha mati-matian untuk membuktikan bahwa DM itu palsu dan upaya untuk mendiskreditkan Michael Costello, korban trauma dan intimidasi oleh Chrissy Teigen baik online maupun offline, menegaskan bahwa dia tetap menjadi perundung yang sama, meskipun dia telah meminta maaf di depan umum."


Tanggapan dari pihak istri John Legend itu datang beberapa hari setelah desainer Costello membagikan postingan masa lalu yang menuduh Teigen melakukan intimidasi , yang dia duga berasal dari tahun 2014. Desainer juga membagikan postingan bahwa, karena dugaan intimidasi, dia telah hidup dengan trauma yang dalam dan tak tersembuhkan.

"Selama 7 tahun terakhir, saya hidup dengan trauma yang dalam dan tidak terobati," tulisnya di Instagram . "Saya ingin bunuh diri dan saya masih trauma, depresi dan memiliki pikiran untuk bunuh diri."

Costello juga menjelaskan dalam postingannya bahwa, pada tahun 2014, ia dilaporkan menerima komentar publik dari Teigen di Instagram, menuduhnya melakukan hal rasis. "Dia rupanya membentuk opininya sendiri tentang saya berdasarkan komentar photoshop yang beredar di internet," tuduhnya.

"Ketika saya menghubungi Chrissy Teigen untuk mengomunikasikan bahwa saya adalah korban fitnah dunia maya yang balas dendam, dan bahwa semua yang dia pikir saya bukan siapa saya, dia memberi tahu saya bahwa karier saya telah berakhir dan semua pintu saya akan ditutup dari sana."

Pernyataan Costello yang menuduh Teigen melakukan intimidasi juga muncul beberapa jam setelah model tersebut memposting permintaan maaf atas dugaan tweet masa lalunya, di mana dia dituduh menindas Courtney Stodden yang saat itu masih remaja , ke platform online Medium .

(wk/putr)

You can share this post!

Related Posts