Rayakan Hari Yoga Sedunia, India Buka Vaksin Gratis untuk Seluruh Warga Usia Dewasa
Unsplash/Mat Napo
Dunia
Vaksin COVID-19

Peluncuran vaksin gratis dilakukan saat Perdana Menteri Narendra Modi menandai acara tahunan Yoga Day pada Senin (21/6) yang diumumkan dalam pidato paginya.

WowKeren - India akhirnya membuka vaksinasi gratis untuk semua warganya sebagai langkah untuk mempercepat upaya inokulasi. Hal itu dilakukan pada hari Senin (21/6), ketika Perdana Menteri Narendra Modi memulai hari Yoga Internasional.

Peluncuran gratis itu dilakukan saat Modi menandai acara tahunan Yoga Day. Dalam pidatonya, ia mengatakan bahwa yoga itu terbukti berfungsi sebagai sebagai sumber "kekuatan batin".

"Ketika saya berbicara dengan pejuang garis depan, mereka memberi tahu saya bahwa mereka telah melakukan yoga sebagai perisai pelindung untuk melawan virus corona," kata Modi. "Dokter telah memperkuat ketahanan diri mereka dengan yoga dan menggunakannya untuk merawat pasien."

Diketahui, upaya vaksinasi India sempat mengalami pelambatan secara signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Kondisi ini disebabkan karena kurangnya suntikan serta merebaknya keraguan di tengah masyarakat. Pada April hingga Mei lalu, India bahkan sempat menjadi sorotan dunia karena pandemi telah memukul sistem perawatan kesehatan di sana.


Untungnya, jumlah kasus sejak itu turun tajam hingga membuat India berani kembali melonggarkan banyak pembatasan. Namun hal ini juga diikuti dengan kekhawatiran munculnya gelombang lain.

Pemerintah India telah memperluas upaya vaksinasi untuk menyertakan semua orang dewasa berusia di bawah 45 tahun pada 1 Mei. Namun rumah sakit negara bagian dan swasta harus membeli dan membeli suntikan itu sendiri untuk kelompok usia yang lebih muda.

Hingga kemudian New Delhi mengumumkan akan mendapatkan 75 persen pasokan vaksin dan mendistribusikannya ke negara bagian. Dengan begitu, vaksin bisa diberikan secara gratis. Pemerintah berniat untuk menginokulasi semua hampir 1,1 miliar orang dewasa India pada akhir tahun.Sejauh ini, negara tersebut telah memberikan 275 juta suntikan, dengan hampir empat persen orang yang divaksinasi penuh.

Selama pandemi, pemerintah India telah menggembar-gemborkan yoga dan obat-obatan herbal untuk melindungi dan memberikan bantuan kepada orang yang terinfeksi virus. Namun bukti yang ada tidak mendukung dan klaim tersebut mendapat penolakan dari dokter India.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts