Pabrik Makanan di Bangladesh Dilalap Jago Merah, 52 Orang Tewas
pixabay.com/12019
Dunia

Inspektur Polisi Sheikh Kabirul Islam mengatakan lebih dari 30 orang yang terluka melompat dari lantai atas saat api dengan cepat melalap gedung enam lantai itu.

WowKeren - Sebuah insiden kebakaran terjadi di Bangladesh. Kobaran api besar melanda sebuah pabrik makanan dan menewaskan sedikitnya 52 orang.

Sekitar 30 orang terluka dan ratusan lainnya menunggu dengan cemas di luar pabrik makanan saat api terus berkobar. Insiden kebakaran ini terjadi di pabrik makanan dan minuman Hashem di Rupganj, sebuah kota industri di luar Dhaka.

Insiden itu terjadi pada Kamis (8/7) sore waktu setempat dan masih berkobar hampir 24 jam kemudian. Saat awal kejadian, polisi menginformasikan jumlah korban tewas hanya ada tiga orang. Namun seiring berjalannya waktu, jumlah korban meningkat drastis ketika petugas kebakaran mencapai lantai atas.

Puluhan mayat pekerja yang terperangkap saat kebakaran terjadi pun akhirnya dikeluarkan. Para korban segera dibawa ke kamar mayat di tengah teriakan sedih dan air mata dari orang-orang yang menonton di jalan-jalan. Polisi harus membubarkan ratusan orang yang memblokir jalan di dekatnya dan sempat terjadi bentrok dengan petugas.


Inspektur Polisi Sheikh Kabirul Islam mengatakan lebih dari 30 orang yang terluka melompat dari lantai atas saat api dengan cepat melalap gedung enam lantai itu. Layanan darurat berjuang memadamkan api yang berkobar di lantai lima dan enam sedangkan petugas pemadam kebakaran berupaya menyelamatkan 25 orang dari atap pabrik yang memproduksi jus buah dan permen itu.

"Begitu api dapat dikendalikan, kami akan melakukan operasi pencarian dan penyelamatan di dalam," kata juru bicara dinas pemadam kebakaran Debashish Bardhan kepada AFP. "Kemudian kami dapat memastikan adanya korban lebih lanjut, jika ada."

Kepala pemadam kebakaran Dhaka Dinu Moni Sharma mengatakan kebakaran terjadi karena adanya bahan kimia dan plastik yang sangat mudah terbakar telah ditimbun di dalam pabrik. Salah seorang pekerja pabrik yang berhasil melarikan diri mengatakan puluhan orang berada di dalam ketika kobaran api menyambar.

Di lantai tiga, gerbang di kedua tangga ditutup. "Rekan lain mengatakan ada 48 orang di dalam. Saya tidak tahu apa yang terjadi pada mereka," ujarnya.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait