Dedy Harsono yang merupakan ayah Askara Parasady Harsono melaporkan Nindy Ayunda ke Polres Metro Jakarta Selatan atas tuduhan pencemaran nama baik karena merasa difitnah.
- Bertilia Puteri
- Minggu, 11 Juli 2021 - 11:53 WIB
WowKeren - Penyanyi Nindy Ayunda dilaporkan mantan mertuanya, Dedy Harsono, ke Polres Metro Jakarta Selatan atas tuduhan pencemaran nama baik. Dedy merasa difitnah oleh unggahan Nindy di media sosial.
Meski telah dipolisikan oleh mantan mertuanya, Nindy justru menunjukkan sikap santai dengan terus meng-update media sosialnya. Nindy mengunggah fotonya yang tengah tersenyum cantik sembari menikmati hari yang cerah.
"Malaikat Juga Tahu Siapa Yang Jadi Juaranya," tulis Nindy di kolom caption pada Sabtu (10/7).
Sebelumnya, Dedy Harsono dipanggil pihak penyidik pada Jumat (9/7) sebagai pelapor. Ayah dari Askara Parasady Harsono yang merupakan mantan suami Nindy tersebut dimintai keterangan atas laporannya.
"Dia (Dedy) sebagai orangtua merasa difitnah, dicemarkan nama baiknya oleh seseorang berinisial N," tutur pengacara Dedy, Fahmi Bachmid, di Polres Metro Jakarta Selatan. "Jadi Pak Dedy itu adalah orang tua dari Aska merasa nama baiknya dicemarkan atas posting-an yang berinisial N dan menuduh dia yang bukan-bukan seperti itu intisarinya. Materi semuanya sudah saya serahkan ke penyidik."
Pihak Dedy sendiri mengaku sempat melayangkan somasi kepada Nindy. Namun karena tidak ada respons, akhirnya mereka memilih untuk menempuh jalur hukum.
"Kita layangkan somasi atau teguran untuk meminta maaf kepada seorang ayah sebelum melaporkan, menegur dulu. Kita orangtua kasih kesempatan, tapi enggak ada tanggapan 1x24 jam ya sudah kita laporkan," ungkap Fahmi. "Kita enggak mau main-main proses penegakan hukum, tolong tangani. Jangan terlalu sering nulis macam-macam untuk semua."
Adapun laporan tersebut telah masuk sekitar dua pekan lalu. Dedy sendiri bertujuan untuk memberi pelajaran kepada mantan menantunya tersebut agar tidak mudah menuduh orang.
"Intinya yang namanya orangtua kalau seandainya dengan anaknya ya kan tentunya dengan pencemaran nama baik saya pikir enggak boleh ya, jadi harus ada pembelajaran lah," jelas Dedy.
(wk/Bert)