Gemar Jalan di Alam Bebas, Yuki Kato Justru Merasa Campur Aduk Karena Hal Ini
Instagram/yukikt
Selebriti

Yuki Kato mengungkapkan bahwa dirinya senang menghabiskan waktu di alam bebas. Meski demikian, aktris cantik itu malah sering dibuat sedih dan prihatin karena ini.

WowKeren - Baru-baru ini, Yuki Kato menyuarakan keprihatinannya terhadap kelangsungan alam. Seperti diketahui, kelangsungan alam saat ini sedang terancam karena perilaku manusia sendiri.

Melalui sebuah postingan di akun Instagram-nya, Yuki Kato menyampaikan keresahannya. Menyertai postingan tersebut, ia mengunggah foto dirinya sedang berada di jalan setapak di antara sawah dan sungai. Di Tak jauh darinya terlihat bukit hijau yang mempercantik pemandangan.

Tak lupa Yuki Kato menuliskan caption yang berisi tentang bagaimana perasaannya saat sedang mendekatkan diri dengan alam. Bintang "Pretty Little Liars" tersebut mengaku merasa campur aduk acap kali sedang berada di alam bebas.

"Jalan-jalan ke alam entah kenapa perasaannya tuh mixed feelings gitu, senang soalnya bisa lihat yg hijau-hijau yg memberi ketenangan dan bahagia dan suka mind blown sendiri karena bisa diberikan kesempatan untuk hidup di bumi ini dengan segala kemegahan alam yg beragam," tulis Yuki Kato pada postingan Rabu (14/7).


Meski senang berjalan-jalan di alam, Yuki Kato mengaku sedih jika melihat sampah. Bahkan ia sering akali terpikirkan tentang pemanasan global yang merusak ekosisem. Lantas ia mengajak followers-nya agar lebih menghargai alam.

"Coba deh lebih menghargai alam kita, jangan selalu berfikir hidup untuk saat ini aja. Pikirin juga orang lain, keturunan kita. Gamau dong mereka nantinya belajar tentang alam dan hewan cuma dari gambar aja dengan deskripsi sudah punah?" tutup Yuki Kato.

Postingan Yuki Kato rupanya disetujui oleh netter meski. Kondisi alam yang kian memprihatinkan menuntut manusia untuk segera berubah. Sejumlah netter berkomentar tentang bagaimana menjaga alam dengan langkah mudah, salah satunya mengurangi penggunaan plastik.

"Setuju. Coba deh plastik itu digunakan dengan cara yang bijak, nggak berlebihan kayak sekarang. Kayak waktu awal tujuan plastik itu diciptakan, yaitu untuk menyelamatkan alam. Tapi manusia malah menggunakannya secara berlebihan dan seenaknya, tujuan yang awalnya baik sekarang malah jadi buruk," komentar salah seorang netter.

(wk/inta)

You can share this post!

Related Posts