Jane Abel, putri sulung Bambang Pamungkas yang kini berkonflik karena dicoret dari KK mengaku tidak ambil pusing dengan keputusan tersebut. Hanya saja ia butuh komunikasi dengan sang ayah.
- Elvariza Opita
- Minggu, 15 Agustus 2021 - 16:01 WIB
WowKeren - Konflik pencoretan nama putri sulung Bambang Pamungkas, Jane Abel dari kartu keluarga belakangan menjadi sorotan. Jane Abel sendiri terus menyampaikan harapannya agar sang ayah berkenan untuk berkomunikasi dengannya demi menuntaskan polemik yang ada.
"Mungkin sekarang aku berharap Ayah itu muncul, Ayah ngobrol. Karena ini kan permasalahan aku dengan Ayah, maksudnya ini bukan masalah juga kan? Cuma, ya kenapa harus lawyer-nya yang ngomong?" kata Abel, demikian biasa ia disapa, seperti dikutip dari YouTube Langit Entertainment, Minggu (15/8).
Abel tegas mengaku sudah memaafkan Bambang Pamungkas atas konflik pencoretan nama dari KK ini. "Ini sudah dimaafin. Maksudnya aku nggak ambil pusing juga gitu lho. Ada dan nggak ada namaku di situ kan juga nggak ada masalah buat aku," tutur Abel menekankan.
Abel pun tetap pada pendiriannya untuk tidak mempermasalahkan pencoretan tersebut, bahkan meskipun Nikita Mirzani selaku pembawa acara mengingatkan konsekuensi yang akan Abel hadapi. Termasuk Abel yang mungkin tidak akan mendapatkan warisan dari Bambang Pamungkas.
"Padahal kalau nggak ada di KK kamu nggak bisa dapat hak ahli waris lho," ujar Nikita. "Emang kamu mau hartanya?" timpal Amalia Fujiawati yang turut hadir mendampingi Abel di acara tersebut, yang sontak dibalas gelengan Abel. "Enggak," jawab Abel.
Malah Nikita turut menimpali percakapan tersebut dengan mempertanyakan soal keberadaan harta Bambang Pamungkas. "Nah itu dia," sahut Abel langsung.
Abel menjelaskan bahwa sang ayah mencoret namanya dari KK demi mempermudah administrasi. Sayangnya semua tindakan ini, menurut Abel, Bambang Pamungkas ambil tanpa berkomunikasi dengannya sehingga kini ia pun merasa kecewa.
"Iya, sakit hati, kecewa. Bingung juga kenapa gitu. Karena nggak ada komunikasi sama sekali," kata Abel. Menurut pengakuan Abel, terakhir ia dan sang ayah berkomunikasi adalah via WhatsApp pada bulan Juni 2021.
Karena itulah, Abel mendorong sang ayah untuk bisa membuka pintu komunikasi dengannya. "Jadi aku berharapnya ya Ayah ayo ngobrol bareng, ayo cerita, kita selesaikan dengan kekeluargaan," pungkas Abel.
(wk/elva)